Menu

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

Feature · 19 Feb 2026 11:08 WITA ·

Dari Anak Nelayan ke Kursi DPRD Bombana: Perjalanan Inspiratif Sudiami


 Sudiami, S.H., Anggota DPRD Kabupaten Bombana Dapil V Pulau Kabaena dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Foto: Penafaktual.com Perbesar

Sudiami, S.H., Anggota DPRD Kabupaten Bombana Dapil V Pulau Kabaena dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Foto: Penafaktual.com

BOMBANA – Sudiami, seorang anak nelayan tradisional dari Kecamatan Kabaena Timur, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, telah membuktikan bahwa tidak ada impian yang terlalu besar untuk diraih. Dengan kerja keras dan tekad yang kuat, Sudiami berhasil menjadi Anggota DPRD Bombana, sebuah pencapaian yang membanggakan.

Lahir pada 6 Desember 1982 di Kelurahan Dongkala, Sudiami tumbuh dalam keluarga sederhana. Ayahnya, La Barii, adalah seorang nelayan yang bekerja keras untuk menghidupi keluarganya. Ibunya Wa Maima, seorang ibu rumah tangga yang juga kerap membantu sang Ayah melaut. Sudiami kecil sering membantu ayahnya menjaring dan memancing ikan di laut, serta menjual hasil tangkapan di desa-desa sekitar.

Masa kecil Sudiami dihabiskan dengan membantu orang tua dan bermain di pantai. Ia juga mulai bersekolah di SD Negeri Dongkala, di mana ia menunjukkan kemampuan akademis yang baik. Sudiami kecil memiliki impian besar untuk menjadi orang sukses dan membantu keluarganya.

Setelah lulus SD, Sudiami melanjutkan pendidikannya di MTS S Dongkala. Di sini, ia semakin menunjukkan kemampuan akademis yang baik dan menjadi salah satu siswa terbaik di sekolahnya. Sudiami juga aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler, seperti olahraga dan kesenian.

Namun, Sudiami tidak bisa melanjutkan pendidikannya di SMA di pulau Kabaena karena belum ada sekolah setingkat SMA di sana. Ia harus pergi ke Bau-bau untuk melanjutkan pendidikannya di SMK Negeri 2 Bau-bau. Sudiami kecil merasa sangat bahagia ketika bisa diterima di sekolah ini.

Di SMK Negeri 2 Bau-bau, Sudiami semakin menunjukkan kemampuan akademis yang baik. Ia juga aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler, seperti organisasi siswa dan kegiatan sosial. Sudiami lulus dari SMK Negeri 2 Bau-bau pada tahun 2001.

Setelah lulus, Sudiami kembali ke kampung dan membantu orang tua melaut. Ia juga mencari pekerjaan di Bau-bau, tetapi tidak ada yang sesuai dengan kemampuan dan minatnya. Sudiami kemudian memutuskan untuk melanjutkan pendidikannya di Universitas Dayanu Ikhksanudin (Unidayan) Bau-bau.

Di Unidayan, Sudiami semakin menunjukkan kemampuan akademis yang baik. Ia lulus S1 dari Unidayan pada tahun 2006.

Paska lulus S1, Sudiami kembali ke kampung membantu orang tua melaut sambil mencari pekerjaan.

Kurang lebih satu tahun setelah lulus, Sudiami masih mencari pekerjaan yang sesuai dengan kemampuan dan minatnya. Ayahnya, yang memiliki hubungan baik dengan beberapa pejabat, mengajaknya untuk magang di Kabupaten Buton Utara. Sudiami menerima tawaran itu dan magang selama kurang lebih 1 tahun.

Namun, Sudiami tidak berhenti di situ. Ia terus berusaha dan mengikuti tes CPNS pada tahun 2008, dan tahun 2009, meskipun hasilnya tidak sesuai dengan harapannya. Kegagalan itu tidak membuatnya menyerah. Sudiami kembali ke daerah kelahirannya di Kabupaten Bombana pada tahun 2009, dengan tekad yang lebih kuat untuk mencari pekerjaan dan membuat ijazahnya bermanfaat.

Di ibukota Bombana, Sudiami menghadapi tantangan baru. Ia menjadi kuli bangunan sambil mencari informasi pekerjaan, sebuah langkah awal yang tidak mudah, tapi membawanya ke jalan yang lebih cerah. Alhamdulillah, ia kemudian diajak bergabung menjadi wartawan oleh seorang teman, sebuah kesempatan yang membuka pintu bagi Sudiami untuk memperluas jaringan dan meningkatkan kemampuan dirinya.

Sudiami tanpa tawar menawar langsung merespon tawaran itu, dan tanpa melalui tes atau pelatihan wartawan, ia menjadi seorang wartawan karena memiliki tekat dan kemauan yang tinggi. Sudiami mampu menyesuaikan diri dengan teman-teman wartawan yang ada di Bombana, dan memulai karirnya sebagai wartawan dengan penuh semangat.

Dengan profesi wartawan, Sudiami lebih percaya diri menghubungi berbagai jaringan, pejabat, dan peluang usaha. Sambil menjalankan profesi sebagai wartawan, Ia juga magang di Inspektorat selama 7 tahun hingga 2017, di mana ia mendapatkan pengalaman berharga dan memperluas jaringan profesionalnya.

Tak sampai di situ, Sudiami terus berusaha. Ia juga pernah mengikuti tes CPNS di Kejaksaan Tinggi Sultra namun tidak berhasil. Gagal jadi jaksa, ia kemudian mencba peruntuangan dengan mengikuti seleksi menjadi Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH). Kali ini ia berhasil dan ditugaskan di kampung kelahirannya yakni Kecamatan Kabaena Timur.

Setelah 5 tahun, Sudiami mengundurkan diri dari posisinya sebagai Pendamping PKH dan bergabung dengan partai politik. Ia bertarung di pilcalag pada Pemilu 2019, namun belum berhasil. Sudiami kemudian hijrah ke Kendari bersama keluarga, mencari peluang baru dan tantangan yang lebih besar.

Di Kendari, Sudiami memimpin salah satu media online di Sultra sambil mengikuti pendidikan advokat. Ia kemudian dilantik sebagai pengacara di Peradi SAI. Ia terus berusaha dan meningkatkan kemampuan dirinya, sehingga menjadi sosok yang lebih matang dan berpengalaman.

Menjelang Pemilu 2024, Sudiami kembali menjadi maju sebagai caleg melalui Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Alhamdulillah terpilih sebagi Anggota DPRD Kabupaten Bombana untuk Periode 2024-2029. Sudiami terpilih menggantikan Ahmad Yani yang mengundurkan diri dari Partai karena maju sebagai calon wakil Bupati Bombana.

Kini, Sudiami menjadi Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bombana. Ia merupakan perwakilan dari Daerah Pemilihan (Dapil) V yang meliputi seluruh Pulau Kabaena.

Keluarga
Sudiami menikah dengan Jumina, Binti Alm Purnawirawan H. Lamase, pada tahun 2012. Jumina saat ini menjabat di salah satu dinas di provinsi Sultra, dan mereka telah dikaruniai 2 orang putri. Sudiami sangat berterima kasih kepada istrinya yang selalu mendukung dan menjadi sumber inspirasinya.

Dengan pengalaman dan kemampuan yang dimilikinya, Sudiami berharap dapat menjadi contoh inspiratif bagi generasi muda dan membantu masyarakat Bombana melalui posisinya sebagai Anggota DPRD. Ia berjanji untuk terus bekerja keras dan memperjuangkan kepentingan masyarakat.(adv)

Artikel ini telah dibaca 192 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Polda Sultra Lakukan Wasrik Tahap I di Polres Konawe Utara

14 April 2025 - 16:00 WITA

PT Rimau New World Diduga Nekat Menggusur Lahan Warga Sopura Kolaka

14 Maret 2025 - 20:43 WITA

Mengenal La Ode Tariala, Anak Petani yang Didapuk Jadi Pimpinan DPRD Sultra

7 Oktober 2024 - 12:32 WITA

Cara Bripka Ula Menginspirasi Warga Beri Bantuan ke Puncak Papua

31 Januari 2024 - 16:36 WITA

Sosok Jenderal yang Sederhana dan Rendah Hati itu Telah Berpulang

17 Januari 2024 - 15:23 WITA

Hidayah Allah di Serambi Mekkah

24 April 2023 - 22:15 WITA

Trending di Feature