Menu ✖

Mode Gelap
BREAKING NEWS: Kajari Konawe Diamankan Kejati Sultra, Diduga Selewengkan Wewenang Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia

News · 21 Okt 2026 21:12 WITA ·

Dapat Amanah Baru di Kemendagri, Mantan Pj Bupati Muna Barat Bahri Dilantik Jadi Kepala Pusat BPSDM


 Mantan Pj. Bupati Muna Barat, Bahri. Foto: Istimewa Perbesar

Mantan Pj. Bupati Muna Barat, Bahri. Foto: Istimewa

JAKARTA – Mantan Penjabat (Pj) Bupati Muna Barat, Sulawesi Tenggara (Sultra), Dr. Bahri, S.Si., M.Si., mendapat kepercayaan menduduki jabatan baru di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Ia dilantik sebagai Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi Manajemen Kepemimpinan pada Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemendagri, Rabu, 21 Oktober 2026.

Pelantikan Bahri dilakukan Sekretaris Jenderal Kemendagri, Tomsi Tohir, bersama tiga pejabat pimpinan tinggi pratama lainnya di Gedung Sasana Bhakti Praja, Jakarta.

Penunjukan tersebut menambah daftar penugasan Bahri di lingkungan pemerintahan pusat setelah sebelumnya dipercaya memimpin Kabupaten Muna Barat pada periode 2022–2023.

Sebelum menduduki jabatan barunya, Bahri menjabat Direktur Fasilitasi Perencanaan, Keuangan, dan Aset Pemerintahan Desa pada Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kemendagri. Ia juga pernah menjabat Direktur Perencanaan Anggaran Daerah pada Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah.

Selain di Sulawesi Tenggara, Bahri pernah mendapat penugasan sebagai Pj Bupati Sarolangun, Jambi, pada 2024–2025.

Dalam pelantikan tersebut, Tomsi Tohir meminta para pejabat yang baru dilantik segera mengevaluasi program kerja dan memastikan setiap kegiatan memberikan hasil yang terukur.

Ia menegaskan, keberhasilan program tidak cukup hanya dibuktikan melalui pelaksanaan kegiatan dan penyelesaian administrasi, tetapi juga harus menunjukkan perubahan nyata.

“Pertanggungjawabannya bukan hanya sekadar sudah dilaksanakan, tetapi sudah ada perubahan dan sudah ada hasil,” tegas Tomsi.

Bahri merupakan pria kelahiran Kasipute, 28 April 1975. Ia mengawali karier birokrasi sebagai Lurah Bukit Wolio Indah, Kecamatan Wolio, pada 2000, sebelum menempati sejumlah jabatan di pemerintahan daerah, STPDN, IPDN, dan Kemendagri.

Dalam bidang akademik, Bahri meraih gelar sarjana Ilmu Pemerintahan dari STPDN, magister Administrasi Pemerintahan Daerah dari IPDN, serta doktor Ilmu Administrasi dari Universitas Padjadjaran.

Selain Bahri, Kemendagri juga melantik Budi Santosa sebagai Kepala Biro Keuangan dan Aset, Mey Rany Wahida Utami sebagai Kepala Pusat Penerangan, serta Hendriwan sebagai Direktur Fasilitasi Perencanaan, Keuangan, dan Aset Pemerintahan Desa pada Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kemendagri. (lin)

Artikel ini telah dibaca 36 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Dua Tahun Mengabdi di Molawe, Capt. Sorindra Kini Pimpin KUPP Bungku

21 Oktober 2026 - 08:47 WITA

HMI MPO Kendari Kritik Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Soroti MBG hingga KDKMP

20 Oktober 2026 - 19:17 WITA

Polda Sultra dan TNI Gelar Patroli di Kampung Salo Pascapenggerebekan Narkoba

18 Oktober 2026 - 22:52 WITA

Maba Fakultas Hukum UM Kendari Keluhkan Kuliah Daring dan Fasilitas Kampus, Ini Penjelasan Rektorat

16 Oktober 2026 - 11:38 WITA

Bank Sultra Fasilitasi KPR FLPP, Salurkan CSR Rp250 Juta untuk Penataan RTH Kendari

16 Oktober 2026 - 09:08 WITA

Tunjukkan Bukti SK Buatan Dekan Sendiri, Jopang Bantah Keras Klaim Tak Ada Penelitian Internal FISIP UHO 2025

16 Oktober 2026 - 05:36 WITA

Trending di News