JAKARTA – Mantan Penjabat (Pj) Bupati Muna Barat, Sulawesi Tenggara (Sultra), Dr. Bahri, S.Si., M.Si., mendapat kepercayaan menduduki jabatan baru di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Ia dilantik sebagai Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi Manajemen Kepemimpinan pada Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemendagri, Rabu, 21 Oktober 2026.
Pelantikan Bahri dilakukan Sekretaris Jenderal Kemendagri, Tomsi Tohir, bersama tiga pejabat pimpinan tinggi pratama lainnya di Gedung Sasana Bhakti Praja, Jakarta.
Penunjukan tersebut menambah daftar penugasan Bahri di lingkungan pemerintahan pusat setelah sebelumnya dipercaya memimpin Kabupaten Muna Barat pada periode 2022–2023.
Sebelum menduduki jabatan barunya, Bahri menjabat Direktur Fasilitasi Perencanaan, Keuangan, dan Aset Pemerintahan Desa pada Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kemendagri. Ia juga pernah menjabat Direktur Perencanaan Anggaran Daerah pada Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah.
Selain di Sulawesi Tenggara, Bahri pernah mendapat penugasan sebagai Pj Bupati Sarolangun, Jambi, pada 2024–2025.
Dalam pelantikan tersebut, Tomsi Tohir meminta para pejabat yang baru dilantik segera mengevaluasi program kerja dan memastikan setiap kegiatan memberikan hasil yang terukur.
Ia menegaskan, keberhasilan program tidak cukup hanya dibuktikan melalui pelaksanaan kegiatan dan penyelesaian administrasi, tetapi juga harus menunjukkan perubahan nyata.
“Pertanggungjawabannya bukan hanya sekadar sudah dilaksanakan, tetapi sudah ada perubahan dan sudah ada hasil,” tegas Tomsi.
Bahri merupakan pria kelahiran Kasipute, 28 April 1975. Ia mengawali karier birokrasi sebagai Lurah Bukit Wolio Indah, Kecamatan Wolio, pada 2000, sebelum menempati sejumlah jabatan di pemerintahan daerah, STPDN, IPDN, dan Kemendagri.
Dalam bidang akademik, Bahri meraih gelar sarjana Ilmu Pemerintahan dari STPDN, magister Administrasi Pemerintahan Daerah dari IPDN, serta doktor Ilmu Administrasi dari Universitas Padjadjaran.
Selain Bahri, Kemendagri juga melantik Budi Santosa sebagai Kepala Biro Keuangan dan Aset, Mey Rany Wahida Utami sebagai Kepala Pusat Penerangan, serta Hendriwan sebagai Direktur Fasilitasi Perencanaan, Keuangan, dan Aset Pemerintahan Desa pada Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kemendagri. (lin)

















