Menu

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

Daerah · 21 Mei 2026 10:25 WITA ·

Bupati Bombana Gaungkan Semangat Kebangkitan dan Literasi Digital pada Harkitnas ke-118


 Suasana Upacara HARKITNAS ke-118 Tahun 2026 di Kabupaten Bombana. Foto: Istimewa Perbesar

Suasana Upacara HARKITNAS ke-118 Tahun 2026 di Kabupaten Bombana. Foto: Istimewa

BOMBANA — Pemerintah Kabupaten Bombana menggelar upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 di Halaman Kantor Bupati Bombana, Sulawesi Tenggara, Selasa, 20 Mei 2026. Upacara berlangsung khidmat dengan nuansa nasionalisme yang kuat.

Bupati Bombana, Ir. Burhanuddin, M.Si., bertindak sebagai inspektur upacara. Kegiatan ini dihadiri jajaran Forkopimda, kepala instansi, serta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkab Bombana.

Harkitnas ke-118 tahun 2026 mengusung tema _“Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”_. Tema tersebut menegaskan peran strategis generasi muda sebagai aset masa depan sekaligus pilar utama dalam menjaga kedaulatan dan mendorong kemajuan Indonesia di berbagai bidang.

Kegiatan ini menjadi simbol kebersamaan lintas sektor dalam memperingati momen bersejarah perjalanan bangsa.

Dalam kesempatan itu, Bupati Burhanuddin membacakan sambutan resmi Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia. Amanat tersebut menekankan bahwa semangat kebangkitan nasional harus terus dipelihara dan diwujudkan dalam kerja nyata, terutama di tengah era transformasi digital.

“Peringatan Harkitnas tahun ini menjadi momentum bagi kita semua untuk terus menumbuhkan semangat persatuan dan tanggung jawab sebagai bagian dari bangsa Indonesia,” ujar Bupati Burhanuddin.

Ia menambahkan, Harkitnas bukan sekadar peringatan historis lahirnya kesadaran kebangsaan pada awal abad ke-20. Lebih dari itu, Harkitnas adalah panggilan moral untuk membangkitkan kembali nilai persatuan, solidaritas, dan gotong royong sebagai fondasi menghadapi tantangan zaman, baik nasional maupun daerah.

“Kebangkitan Nasional harus dimaknai sebagai semangat untuk terus menjaga semangat kebangsaan, memperkuat persatuan, serta mendorong generasi muda dalam menjaga keberlanjutan pembangunan nasional,” tambahnya.

Rangkaian upacara ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa dan kemajuan daerah.

Momentum Harkitnas ke-118 ini sekaligus menjadi ajakan bagi seluruh elemen masyarakat Bombana untuk terus menjaga nilai persatuan, memperkuat rasa cinta tanah air, serta berkontribusi aktif dalam pembangunan sesuai kapasitas dan peran masing-masing.(red)

Artikel ini telah dibaca 31 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Kecelakaan Dua Sepeda Motor di Lasusua Kolut, Satu Pengendara Meninggal Dunia

15 Agustus 2026 - 17:04 WITA

Polres Muna Ukir Prestasi Pengelolaan Anggaran, Sabet Tiga Penghargaan KPPN

14 Agustus 2026 - 15:39 WITA

Dinilai Cacat Prosedur, Warga Lasalepa Desak Batalkan Sertifikat Tanah Milik Pemda Muna

13 Agustus 2026 - 13:05 WITA

Aktivitas PT WIN Terhenti, Omzet Pedagang di Torobulu Anjlok dan Warga Kesulitan Penuhi Kebutuhan

12 Agustus 2026 - 23:17 WITA

Bawa Jenazah dari Kolaka, Ambulans Tabrak Avanza hingga Terperosok ke Jurang di Lambuya Konawe

12 Agustus 2026 - 15:34 WITA

Bupati Muna Barat Apresiasi Buku “Transformasi dan Wacana di Era Disrupsi”

11 Agustus 2026 - 14:41 WITA

Trending di Daerah