Menu ✖

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

Daerah · 13 Jun 2026 14:53 WITA ·

Bukan Karena Tambang, Warga Ungkap Air Keruh Sudah Terjadi Sebelum PT WIN Ada


 Warga Torobulu membantah tudingan sejumlah pihak bahwa aktivitas PT Wijaya Inti Nusantara (WIN) membuat air sungai keruh. Foto: Istimewa  Perbesar

Warga Torobulu membantah tudingan sejumlah pihak bahwa aktivitas PT Wijaya Inti Nusantara (WIN) membuat air sungai keruh. Foto: Istimewa

KONAWE SELATAN — Tudingan sejumlah pihak bahwa aktivitas PT Wijaya Inti Nusantara (WIN) membuat air sungai keruh dibantah warga sekitar. Bagi mereka, perusahaan justru hadir sebagai pelindung. Salah satunya lewat pembangunan tanggul sungai yang mencegah air masuk ke permukiman saat hujan deras.

Rolis, warga Dusun II, menyayangkan narasi yang mengaitkan keruhnya air dengan keberadaan tambang. Ia mengaku sudah lama tinggal di kawasan itu dan memahami karakter sungainya.

“Saya sudah lama di sini. Kalau hujan, air pasti keruh. Tapi kalau musim kemarau, air begitu jernih,” ujarnya kepada media, Sabtu, 13 Juni 2026.

Menurut Rolis, video yang beredar menampilkan air berwarna merah diambil saat musim hujan.

“Mereka ambil gambar waktu hujan, jadi kelihatan air keruh dan berwarna merah. Padahal kalau musim kemarau, air begitu jernih,” jelasnya.

Tanggul Hentikan Rembesan ke Rumah Warga 

Manfaat kehadiran PT WIN justru dirasakan langsung warga lewat infrastruktur. Reza, warga lainnya, menyebut pembangunan tanggul sungai oleh perusahaan sangat berdampak positif.

“Pembangunan tanggul yang dijalankan PT WIN sangat berdampak positif bagi kami. Karena kalau hujan, air tidak merembes ke kawasan permukiman warga,” ungkap Reza.

Ia juga meluruskan soal warna air yang tampak merah dalam video. Menurutnya, hal itu disebabkan warna tanah di lokasi yang memang merah.

“Kalau tanahnya putih, airnya pasti jernih,” katanya.

Reza menegaskan tudingan ke perusahaan tidak berdasar. “Yang pasti, tudingan yang dilayangkan ke perusahaan itu tidak benar,” tegasnya.

Bagi warga, PT WIN dinilai sebagai contoh perusahaan yang peduli pada kondisi kawasan lingkar tambang. Pembangunan tanggul menjadi bukti nyata perhatian perusahaan terhadap keselamatan dan kenyamanan warga saat musim hujan tiba.(red)

Artikel ini telah dibaca 54 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

27 Siswa SMA di Konawe Alami Gatal dan Muntah Usai Santap MBG, Dievakuasi ke RS

24 September 2026 - 15:57 WITA

Berawal dari Ambil Sampel, Berakhir Petaka: 4 Pekerja PT KDI Tewas di Lokasi Tambang

23 September 2026 - 15:14 WITA

Kecelakaan Kerja di Tambang PT KDI Konut, Empat Pekerja Tewas Tertimbun Longsor

23 September 2026 - 14:32 WITA

UPP Kelas I Molawe Tindak Lanjuti LHP Kepatuhan BPK RI

23 September 2026 - 10:27 WITA

Kronologi Nelayan di Muna Barat Diterkam Buaya Saat Cari Kepiting, Selamat Setelah Tusuk Mata Predator

22 September 2026 - 12:40 WITA

Nelayan di Muna Barat Diserang Buaya Saat Cari Kepiting di Muara, Bahu hingga Pinggang Luka

22 September 2026 - 11:49 WITA

Trending di Daerah