Menu ✖

Mode Gelap
BREAKING NEWS: Kajari Konawe Diamankan Kejati Sultra, Diduga Selewengkan Wewenang Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia

News · 14 Okt 2023 09:03 WITA ·

Beredar Video Dua Kelompok Berkelahi di Jetty PT Kurnia Kolaka Utara


 Dua kelompok berkelahi di lokasi Jetty PT Kurnia, Kolaka Utara. Foto: Istimewa
Perbesar

Dua kelompok berkelahi di lokasi Jetty PT Kurnia, Kolaka Utara. Foto: Istimewa

PENAFAKTUAL.COM, KOLUT – Beredar video yang mempertontonkan dua kelompok bertikai di lokasi pertambangan.

Dalam video terlihat kedua kelompok tampak bersitegang, beberapa pria menggunakan penutup muka sembari memegang senjata tajam (sajam) melakukan aksi kejar-kejaran.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian itu terjadi di lokasi pertambangan di Kecamatan Batu Putih, Kabupaten Kolaka Utara (Kolut), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Kapolres Kolaka Utara, AKBP Arief Irawan, melalui Humas Polres Kolaka Utara, Aiptu Arif Afandi yang dihubungi melalui pesan WhatsAppnya mengatakan, bahwa dua kelompok yang bertikai itu terjadi di areah Jetty PT Kurnia.

“Pihak kepolisian sudah melakukan tindakan. Sekarang keadaan sudah kondusif,” kata Aiptu Arif Afandi, Jumat, 13 Oktober 2023 malam.

Aiptu Arif Afandi bilang, sampai hari ini, dari dua kelompok tersebut belum ada yang diamankan, tetapi Polres Kolaka Utara akan melakukan gelar perkara.

“Malam ini kita lakukan geler perkara, mungkin secepatnya akan ada yang diamankan,” ucap Aiptu Arif.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, hanya saja kata Aiptu Arif ada kerugian materil yang diperkirakan berjumlah Rp3 Juta.

“Tidak ada korban jiwa, cuman kaca mobil yang pecah,” ujarnya.

Ditanya terkait informasi asal ore nikel dari eks PT Pandu yang menggunakan pengangkutan di Jetty PT Kurnia, Aiptu Arif enggan berkomentar dan hanya membalas dengan emot icon.

Sementara, berdasarkan informasi yang diterima, kedua kelompok yang bertikai adalah penambang di Eks PT Pandu berinisial G dan C.(**)

Artikel ini telah dibaca 166 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Polemik Utang Ketua Kadin Kendari Memanas, Cek Rp 30 Juta untuk Siti Hajar Gagal Cair

8 Oktober 2026 - 19:17 WITA

Kebakaran Rumah dan Kios di Muna, Kerugian Ditaksir Capai Rp400 Juta

7 Oktober 2026 - 15:34 WITA

Ganggu Kenyamanan! Penumpang Protes Debu Tebal di Pelabuhan Nusantara Kendari

7 Oktober 2026 - 15:09 WITA

Balai Tahura Nipa-Nipa Ingatkan Warga, Kerusakan Hutan Bisa Ganggu Sumber Air

7 Oktober 2026 - 14:50 WITA

Kunjungi Sultra, Zulkifli Hasan Pastikan Stok Pangan dan Harga Bahan Pokok Terjaga

6 Oktober 2026 - 21:22 WITA

Pemkot Kendari dan Hiswana Migas Ancam Tindak Pangkalan yang Jual LPG di Atas HET

5 Oktober 2026 - 18:41 WITA

Trending di News