Menu

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

Daerah · 10 Agu 2025 19:11 WITA ·

BEM UM Kendari Serukan Pengibaran Bendera One Piece sebagai Bentuk Protes Ketidakadilan


 Ketua BEM UM Kendari, Ruslan Perbesar

Ketua BEM UM Kendari, Ruslan

KENDARI – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Muhammadiyah Kendari (UM Kendari) serukan pengibaran bendera One Piece sebagai bentuk protes ketidakadilan, kesewenang-wenangan, dan praktek korup yang kerap kali dipertontonkan oleh pemerintah.

Menurut Ketua BEM UM Kendari, Ruslan, pengibaran bendera One Piece merupakan bentuk kebebasan berpendapat yang dijamin oleh Undang-Undang.

“Pengibaran bendera one piece adalah bentuk kebebasan berpendapat yang dijamin oleh Undang-Undang. Sebagai respon dan kritik terhadap kondisi bangsa yang sedang tidak baik-baik saja dengan ragam kompleksitas problem yang ada,” jelas Ruslan, Minggu, 9 Agustus 2025.

Ruslan juga menyatakan bahwa pemerintah tidak memiliki dasar hukum untuk melarang masyarakat mengibarkan bendera One Piece tersebut.

“Selama pengibaran bendera tersebut masih sesuai aturan, tidak lebih tinggi dari bendera merah putih dan tidak bermaksud menodai, atau merendahkan kehormatan bendera negara saya kira sah-sah saja,” kata Ruslan.

Ruslan mengajak masyarakat Sulawesi Tenggara (Sultra) untuk senantiasa melakukan pengawasan terhadap kinerja pemerintah.

“Jangan takut bersuara dan mengkritik kebijakan dan kinerja pemerintah kita, karena kebijakan-kebijakan yang tidak berpihak kepada rakyat mesti kita lawan dan itu merupakan salah satu bentuk kecintaan dan sikap nasionalisme kita terhadap bangsa ini,” tandasnya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menkopolkam), Budi Gunawan, menyebut gerakan pengibaran bendera One Piece sebagai bentuk provokasi yang dapat merendahkan martabat bangsa. Namun, Ruslan menilai bahwa pemerintah sebaiknya berbenah, bekerja, dan menyelesaikan masalah-masalah yang ada dan tepati janji-janjinya kepada rakyat.(red)

Artikel ini telah dibaca 207 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Pick Up Terbalik Akibat Ban Pecah di Muna, Pengemudi Dilarikan ke Rumah Sakit

30 Mei 2026 - 17:23 WITA

Danlanud Haluoleo Sambut Kedatangan Menteri PKP RI di Bandara Haluoleo

29 Mei 2026 - 20:49 WITA

Prajurit Lanud Haluoleo Ikuti Wisata Pungut Sampah di Teluk Kendari

29 Mei 2026 - 20:41 WITA

Diduga Depresi Usai Istri Meninggal, Pria Asal Kolaka Tewas Keracunan di Muna Barat

29 Mei 2026 - 11:07 WITA

PHK Massal di Konut, Eks Karyawan PT Hillcon Tuntut Pesangon dan THR

28 Mei 2026 - 20:50 WITA

JMSI Sultra Ancam Sanksi Anggota yang Catut Nama Organisasi

28 Mei 2026 - 20:36 WITA

Trending di Daerah