Menu

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

Daerah · 14 Jul 2026 17:36 WITA ·

Wanita di Muna Barat Tewas Diserang Ular Piton 6 Meter, Lengan Kanan Sempat Ditelan


 Wanita di Muna Barat, WA Ode Hartia (48) meninggal dunia setelah diserang ular piton ukuran 6 meter. Foto: Istimewa Perbesar

Wanita di Muna Barat, WA Ode Hartia (48) meninggal dunia setelah diserang ular piton ukuran 6 meter. Foto: Istimewa

MUNA BARAT – Seorang wanita bernama Wa Ode Hartia (48) meninggal dunia setelah diserang seekor ular piton berukuran sekitar enam meter di Desa Umba, Kecamatan Napano Kusambi, Kabupaten Muna Barat, Selasa, 13 Juli 2026 sore.

Korban ditemukan tergeletak di pinggir jalan dalam kondisi mengalami luka-luka, sementara lengan kanannya telah masuk ke mulut ular piton.

Kapolsek Kusambi, Iptu Rusman, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan, sebelum kejadian korban bersama suaminya, La Oge, sedang berkebun di lokasi yang berjarak sekitar tiga kilometer dari rumah mereka.

Sekitar pukul 17.30 Wita, Wa Ode Hartia berpamitan kepada suaminya untuk pulang lebih dulu dengan berjalan kaki sambil membawa hasil panen berupa pisang dan labu.

“Korban pamit pulang duluan dengan berjalan kaki karena membawa hasil panen pisang dan labu,” ujar Iptu Rusman saat dikonfirmasi, Selasa, 14 Juli 2026.

Namun, di tengah perjalanan pulang, korban diduga diserang ular piton berukuran sekitar enam meter. Serangan tersebut mengakibatkan korban mengalami luka gigitan di kaki kanan dan luka pada bagian dahi kiri.

“Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka gigitan di kaki sebelah kanan dan luka di dahi sebelah kiri hingga akhirnya meninggal dunia,” kata Rusman.

Tak lama berselang, suami korban bersama anaknya, La Emba, menyusul pulang dari kebun. Saat melintas di lokasi kejadian, keduanya menemukan Wa Ode Hartia sudah tergeletak di pinggir jalan, sementara lengan kanannya masih berada di dalam mulut ular piton.

“Suami korban dan anaknya melihat korban tergeletak di pinggir jalan dengan lengan kanannya sementara ditelan ular,” ungkapnya.

La Oge dan La Emba kemudian mengevakuasi korban menggunakan sepeda motor menuju rumah duka.

Menurut Rusman, pihak keluarga menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan tidak mengajukan keberatan atas kematian korban.

“Keluarga korban mengikhlaskan kejadian ini dan menganggap kematian korban murni akibat serangan ular piton,” pungkasnya. (lin)

Artikel ini telah dibaca 149 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Aktivitas PT WIN Terhenti, Omzet Pedagang di Torobulu Anjlok dan Warga Kesulitan Penuhi Kebutuhan

12 Agustus 2026 - 23:17 WITA

Bawa Jenazah dari Kolaka, Ambulans Tabrak Avanza hingga Terperosok ke Jurang di Lambuya Konawe

12 Agustus 2026 - 15:34 WITA

Bupati Muna Barat Apresiasi Buku “Transformasi dan Wacana di Era Disrupsi”

11 Agustus 2026 - 14:41 WITA

Danlanud Haluoleo Hadiri Upacara Peringatan Hari Veteran Nasional 2026

11 Agustus 2026 - 06:51 WITA

KUPP Molawe Gelar Coklit PNBP Jasa Barang Bersama OSS dan VDNI

11 Agustus 2026 - 06:46 WITA

117 Warga Lingkar Tambang PT GAP di Konsel Dapat Layanan Kesehatan Gratis

10 Agustus 2026 - 16:46 WITA

Trending di Daerah