Menu

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

Daerah · 26 Okt 2024 11:01 WITA ·

Bawaslu Muna Barat Diminta Berikan Informasi Jelas Terkait Dugaan Pelanggaran Netralitas ASN dan Kepala Desa


 Ketua DPD APDESI Sulawesi Tenggara La Ode Alwi Haidatul. Foto: Penafaktual.com Perbesar

Ketua DPD APDESI Sulawesi Tenggara La Ode Alwi Haidatul. Foto: Penafaktual.com

MUNA BARAT – Ketua Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (DPD APDESI) Sulawesi Tenggara meminta Bawaslu Muna Barat memberikan informasi yang jelas kepada publik mengenai dugaan pelanggaran netralitas yang melibatkan ASN dan kepala desa di Muna Barat. Hal ini perlu dilakukan untuk mendorong transparansi dan menghindari kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Menurut Ketua DPD APDESI Sultra, dalam setiap pemberitaan yang disampaikan oleh lembaga resmi seperti Bawaslu, harus ada kejelasan mengenai pihak-pihak yang diduga terlibat.

“Kami meminta agar Bawaslu Muna Barat dapat menjelaskan secara rinci kepala desa dan perangkat desa mana yang dimaksud dalam pengumpulan data tersebut”, kata Ketua Ketua DPD APDESI Sultra, La Ode Alwi Haidatul kepada media ini, Sabtu, 26 Oktober 2024

Ia juga menekankan pentingnya Bawaslu menginformasikan pasal-pasal yang diduga dilanggar oleh kepala desa atau perangkat desa agar publik bisa memahami konteksnya secara benar.

“Bawaslu Muna Barat perlu menjelaskan pasal apa yang dilanggar oleh para pihak yang disebutkan dalam temuan mereka. Ini penting agar pemberitaan tidak menjadi sekadar asumsi yang dapat menimbulkan spekulasi yang merugikan pihak-pihak tertentu”, ujar Alwi.

Lebih lanjut, Ketua DPD APDESI Sultra menyampaikan imbauan kepada seluruh kepala desa di Sulawesi Tenggara, khususnya di Muna Barat, untuk menjaga netralitas dan menjaga nama baik desa. Sebab, netralitas adalah bagian dari upaya menjaga stabilitas dan kepercayaan masyarakat kepada pemerintah desa.

Ia berharap pernyataan yang disampaikan ini dapat menjadi bahan evaluasi bagi Bawaslu Muna Barat agar informasi yang disampaikan ke publik lebih detail dan dapat dipahami dengan jelas.

APDESI juga menegaskan komitmennya untuk mendukung seluruh kepala desa dalam menjalankan tugas dengan penuh integritas dan menjaga marwah desa dari hal-hal yang dapat menurunkan kepercayaan masyarakat.

Bawaslu Muna Barat diharapkan segera memberikan klarifikasi mengenai temuan mereka agar tidak terjadi kesalahpahaman dan demi menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga-lembaga terkait.(hsn)

Artikel ini telah dibaca 156 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Pergi BAB ke Sungai, Pria Lansia di Kolaka Dilaporkan Hilang

12 Februari 2026 - 19:03 WITA

Sopir Mengantuk, Truk Isuzu Terbalik di Konawe: Dua Orang Terluka

12 Februari 2026 - 11:40 WITA

Belasan Power Bank Ditemukan di Rutan Kolaka, Eks Narapidana Ungkap Modus dan Pungutan

12 Februari 2026 - 07:53 WITA

Hindari Lubang, Toyota Rush Tabrakan dengan RX King di Konsel: Satu Pengendara Luka-Luka

11 Februari 2026 - 20:30 WITA

JMSI Laporkan Kadispar Sultra ke Kemendagri dan BKN atas Dugaan Pelanggaran Etik

10 Februari 2026 - 20:05 WITA

Plt Kasek SMA N 5 Kendari Bantah Isu MBG Dibuang oleh Siswa

10 Februari 2026 - 12:13 WITA

Trending di Daerah