Menu ✖

Mode Gelap
BREAKING NEWS: Kajari Konawe Diamankan Kejati Sultra, Diduga Selewengkan Wewenang Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia

Daerah · 15 Feb 2023 12:25 WITA ·

LPM Sultra Sayangkan Pernyataan Kepala DPMD Muna yang Diduga Bohong


 Ketua LPM Sultra, Ados. Foto: Istimewa Perbesar

Ketua LPM Sultra, Ados. Foto: Istimewa

PENAFAKTUAL.COM, MUNA – Ketua Lembaga Pemerhati Masyarakat Sulawesi Tenggara (LPM Sultra), Ados sangat menyayangkan pernyataan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa  (DPMD) Kabupaten Muna yang kontroversial dan diduga bohong sehingga memancing reaksi dari pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Kan lucunya Kemendagri sudah mengirimkan surat rekomendasi terus dalam pernyataan Kepala BPMD juga bahwa Kemendagri melakukan permintaan maaf terhadap surat rekomendasi yang telah dikeluarkan tersebut. Ini kan konyol”, kata  Ados kepada media ini, Rabu, 15 Februari 2023.

“Meraka itu orang-orang yang paham aturan mana mungkin mereka sudah mengeluarkan  keputusan ataupun rekomendasi yang pada akhirnya mereka harus minta maaf kepada pemerintah daerah. Nah memang PSU itu tidak dibenarkan dalam perhelatan Pilkades itu memang tidak sesuai dengan mekanisme”, tambah Ados.

Menurut Ados, pernyataan kepala DPMD Muna ini telah merusak citra Pemerintah Daerah Kabupaten Muna terhadap pemerintah pusat karena tentu antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah mempunyai hubungan yang sangat erat dalam bernegara demi kemajuan sebuah daerah.

Sebagai salah satu pemuda yang berasal dari Kabupaten Muna, Ados meminta Bupati Muna LM Rusman Emba untuk menegur Kadis PMD  Kabupaten Muna agar tidak sembarang mengeluarkan pernyataan-pernyataan yang kontroversial yang bisa merusak citra Daerah Kabupaten Muna.

“Apalagi ini berhubungan langsung dengan pemerintahan pusat karena ini bisa berbahaya untuk daerah yang sangat kita cintai ini. Saya juga berharap kepala DPMD Muna untuk mempertimbangkan situasi Kamtibmas di Muna karena ini adalah hal yang sentimen jangan sampai bisa memicu konflik yang berkepanjangan hanya karena argumentasi beliau ataupun tanggapan beliau yang kontroversi”, tukasnya.

Sebelumnya, Kepala DPMD Muna, Rustam dalam salah satu media online mengatakan bahwa telah melakukan klarifikasi terkait Surat di Direktorat Jendral Bina Pemerintahan Desa Kemendagri tanggal 26 Januari 2023 mengenai tanggapan terkait penetapan empat calon kepala desa terpilih pada Pilkades serentak.

Saat melakukan klarifikasi tersebut, kata Rustam, Kementerian Dalam Negeri melalui Dirjen Bina Pemeritahan Desa meminta maaf kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Muna karena surat tersebut diterbitkan tanpa ada klarifikasi dari Pemda Muna yang diadukan oleh Ketua Forum Pemerhati Aspirasi Masyarakat Desa Sulawesi Tenggara, La Ode Kabias.

Editor: Husain

Artikel ini telah dibaca 211 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Bank Sultra Salurkan CSR Rp35 Juta untuk Buku Bacaan Perpustakaan Muna

3 November 2026 - 16:09 WITA

PT GAP Jawab Keluhan Nelayan: Dua Perahu Diserahkan untuk Warga Parasi dan Watumbohoti

31 Oktober 2026 - 09:13 WITA

Didatangi Massa, Kadispar Sultra Rdwan Badallah Ngumpet di Balik Staf Perempuan

28 Oktober 2026 - 13:23 WITA

Dua Rumah Warga di Watonea Muna Ludes Terbakar, Kerugian Hampir Rp1 Miliar

27 Oktober 2026 - 20:24 WITA

Sertijab Kepala KSOP Kelas II Kendari, Wigyo Gantikan Capt Raman

26 Oktober 2026 - 12:40 WITA

Sat Lantas Polres Buton Tengah Akan Gelar Operasi Patuh Anoa 2026 Mulai 26 Oktober

24 Oktober 2026 - 09:33 WITA

Trending di Daerah