Menu

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

Hukrim · 23 Sep 2026 12:18 WITA ·

Usai Pesta Miras, Ayah di Buton Tengah Tikam Anak Kandung hingga Tewas


 Sat Reskrim Polres Buton Tengah (Buteng) mengamankan seorang ayah inisial UHS (45) yang di diduga menganiaya anak kandung hingga tewas. Foto: Istimewa Perbesar

Sat Reskrim Polres Buton Tengah (Buteng) mengamankan seorang ayah inisial UHS (45) yang di diduga menganiaya anak kandung hingga tewas. Foto: Istimewa

BUTON TENGAH – Seorang ayah berinisial UHS (45) di Kabupaten Buton Tengah (Buteng), Sulawesi Tenggara (Sultra), diduga menganiaya anak kandungnya hingga meninggal dunia. Pelaku diduga melakukan penganiayaan setelah mengonsumsi minuman keras.

Peristiwa tersebut terjadi di Kelurahan Watulea, Kecamatan Gu, Kabupaten Buton Tengah, Senin, 21 September 2026 sekitar pukul 03.00 Wita.

Kasat Reskrim Polres Buton Tengah AKP Busrol Kamal mengatakan, kejadian bermula saat pelaku mengonsumsi minuman keras bersama sejumlah rekannya sejak Minggu, 20 September 2026 sekitar pukul 20.00 Wita.

Pelaku kemudian pulang ke rumah sekitar pukul 02.30 Wita dalam kondisi diduga masih berada di bawah pengaruh alkohol.

“Setibanya di rumah, emosi pelaku mendadak memuncak saat berada di dapur. Ia kemudian memarahi korban yang berada di ruang tamu hingga terjadi cekcok,” kata Busrol, Rabu, 23 September 2026.

Menurut Busrol, di tengah pertengkaran tersebut, pelaku mengambil sebilah pisau dari dapur dan kembali menghampiri korban.

Pelaku sempat mengancam akan membunuh korban sebelum kemudian mengayunkan pisau hingga mengenai bagian leher sebelah kanan korban.

Setelah mengalami luka, korban sempat memeluk ayahnya. Korban kemudian mendorong pelaku dan berusaha keluar rumah untuk meminta pertolongan.

“Nahas, korban yang sempat berteriak meminta tolong akhirnya terkapar di depan pagar rumah. Kakak korban kemudian membawa korban ke rumah sakit, tetapi nyawanya tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia,” jelasnya.

Setelah menerima laporan terkait kejadian tersebut, Satreskrim Polres Buton Tengah langsung mengamankan pelaku untuk menjalani pemeriksaan.

Saat ini, UHS telah diamankan di Mapolres Buton Tengah dan menjalani proses hukum lebih lanjut. (lin)

Artikel ini telah dibaca 44 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Dugaan Permainan Solar di SPBN Bokori Soropia, Mahasiswa Desak APH Bertindak

22 September 2026 - 19:40 WITA

DPRD Minta BGN Audit Dokumen Higienis Sanitasi 41 SPPG di Kendari

22 September 2026 - 16:52 WITA

Disebut Bentak Korban dan Samakan dengan Acara ‘Termehek-mehek’, Kasat Reskrim Polresta Kendari Disorot

21 September 2026 - 20:06 WITA

SAC Tantang Polda Sultra Ungkap Aktor Intelektual Tambang Ilegal Bombana

21 September 2026 - 19:31 WITA

Tambang Batu di Bombana Disorot, Imalak Sultra Minta Propam Periksa Polsek Poleang Barat

21 September 2026 - 19:15 WITA

Bikin Onar di Taman Kali Kadia, Pria 28 Tahun Ditangkap Polresta Kendari

21 September 2026 - 18:37 WITA

Trending di Hukrim