JAKARTA – Perkembangan teknologi digital membawa kemudahan, sekaligus tantangan baru bagi keluarga. Kesehatan mental orang tua dinilai menjadi fondasi utama dalam mendampingi tumbuh kembang anak di tengah derasnya arus informasi dan risiko ruang digital.
Hal itu mengemuka dalam Webinar Forum Diskusi Publik bertema “Pentingnya Kesehatan Mental Orang Tua Bagi Tumbuh Kembang Anak Pada Era Digital” yang digelar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bersama DPR RI, Rabu 8 Juli 2025 secara daring melalui Zoom Meeting.
Webinar menghadirkan Anggota DPR RI Dr. H. Sukamta, Rektor Universitas Sains Indonesia Dr. Ir. Endah Murtiana Sari, S.T., M.M., dan Sekretaris PDM Kulon Progo Agung Mabruri Asrori sebagai narasumber.
Orang Tua Dituntut Miliki Kesiapan Mental
Dr. H. Sukamta menegaskan tantangan orang tua di era digital semakin kompleks. Banjir informasi, media sosial, hingga ancaman perundungan siber, judi online, narkoba, dan kejahatan digital menuntut kesiapan mental orang tua agar mampu membimbing anak secara bijaksana.
“Menghadapi dunia digital memerlukan kesadaran dan kewarasan dari orang tua agar anak-anak memperoleh bimbingan dari orang yang lebih dewasa dan lebih berpengalaman,” ujar Sukamta.
Anak Butuh Orang Tua yang Hadir dan Tenang
Rektor Universitas Sains Indonesia, Dr. Ir. Endah Murtiana Sari, menjelaskan kesehatan mental orang tua berpengaruh langsung terhadap perkembangan emosional, sosial, dan karakter anak.
Menurutnya, anak tidak membutuhkan sosok orang tua yang sempurna.
“Anak membutuhkan orang tua yang hadir, tenang, dan penuh kasih,” ungkap Endah.
Ia mengajak orang tua membangun komunikasi yang hangat di keluarga, menetapkan aturan penggunaan gawai, serta memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) sebagai alat bantu pendidikan, bukan pengganti peran orang tua.
Keluarga yang sehat secara mental, kata Endah, akan melahirkan anak yang lebih percaya diri, bahagia, dan siap menghadapi masa depan.
Soroti Ancaman Judi Online dan Peran Keteladanan
Sekretaris PDM Kulon Progo, Agung Mabruri Asrori, menyoroti meningkatnya ancaman judi online yang kini menyasar anak-anak. Ia menekankan pentingnya pengawasan keluarga dan keteladanan orang tua dalam penggunaan teknologi digital.
“Keluarga merupakan model utama yang membentuk kebiasaan, nilai, dan sikap anak terhadap penggunaan internet. Orang tua harus menjadi teladan yang baik dalam menggunakan telepon genggam dan media sosial,” jelas Agung.
Ia juga mengajak masyarakat menjadikan media digital sebagai sarana edukasi, silaturahmi, dan dakwah yang bermanfaat. Masyarakat diminta menghindari penyebaran hoaks, ujaran kebencian, dan konten yang merusak moral generasi muda.
Ajak Jaga Kesehatan Mental sebagai Amanah
Menutup kegiatan, Dr. Endah mengajak seluruh orang tua menjaga kesehatan mental sebagai bagian dari amanah mendidik anak.
“Mari kita menjaga kesehatan mental agar suasana di dalam rumah tetap dipenuhi energi positif. Dengan demikian, anak-anak akan tumbuh bahagia, percaya diri, dan mampu menjadi generasi emas yang berkontribusi mewujudkan Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.
Melalui webinar ini peserta diharapkan memahami bahwa keluarga yang sehat secara mental merupakan langkah awal menciptakan generasi yang tangguh, bijak memanfaatkan teknologi digital, dan siap menghadapi tantangan masa depan.(red)
















