KONAWE SELATAN – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua sepeda motor terjadi di Jalan Poros Kendari-Andoolo, tepatnya di Desa Anggondara, Kecamatan Palangga, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sabtu malam, 13 Juni 2026. Insiden tersebut mengakibatkan dua orang meninggal dunia dan dua lainnya mengalami luka-luka.
Korban meninggal dunia masing-masing Muzayin Rido Amalian (19), pengendara Yamaha Jupiter MX King tanpa pelat nomor, serta Sewistakaria Porondopi (43), penumpang Yamaha Aerox warna silver yang juga tidak menggunakan pelat nomor kendaraan.
Kasat Lantas Polres Konawe Selatan, AKP Muhlisi, mengatakan kecelakaan terjadi sekitar pukul 19.30 Wita. Saat itu, Yamaha Jupiter MX King yang dikendarai Muzayin bergerak dari arah Kendari menuju Andoolo.
Di waktu bersamaan, dari arah berlawanan melaju Yamaha Aerox yang dikendarai Jhonson Hutur Hariono Marbun (40), berboncengan dengan Sewistakaria Porondopi dan seorang anak perempuan bernama Evren Nauren Ausba Marbun (9).
Menurut Muhlisi, sebelum tabrakan terjadi, pengendara Yamaha Aerox berupaya menghindari marka kejut yang berada di badan jalan hingga mengambil lajur kanan.
“Saudara Jhonson berusaha menghindari marka kejut atau marka jalan, kemudian menggunakan lajur kanan jalan,” kata Muhlisi.
Benturan keras antara kedua kendaraan pun tidak dapat dihindari. Akibatnya, Muzayin mengalami patah tulang pada kaki kiri dan meninggal dunia saat mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Punggaluku.
Sementara itu, Sewistakaria Porondopi mengalami luka berat di bagian kepala dan juga dinyatakan meninggal dunia di fasilitas kesehatan yang sama.
Pengendara Yamaha Aerox, Jhonson Hutur Hariono Marbun, mengalami patah tulang pada kaki kiri serta luka lecet di wajah. Sedangkan Evren Nauren Ausba Marbun mengalami luka lecet pada kaki kanan dan tangan serta pembengkakan pada bibir.
Setelah menerima laporan kejadian, personel Satlantas Polres Konawe Selatan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP, memeriksa saksi-saksi, serta mengamankan barang bukti guna penyelidikan lebih lanjut. (lin)

















