KONAWE KEPULAUAN – Di tengah perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, PT Gema Kreasi Perdana atau GKP menyalurkan 19 ekor sapi kurban kepada masyarakat lingkar tambang di Pulau Wawonii. Program ini menjadi bagian dari upaya perusahaan memperkuat denyut ekonomi desa.
Sebanyak 19 ekor sapi kurban disalurkan kepada masyarakat di Desa Sukarela Jaya, Dompo-Dompo Jaya, Roko-Roko, Bahaba, Teporoko, Lawey, Lampeapi, Nambo Jaya, Sainoa Indah, Polara, Sinar Mosolo, Mosolo, dan Sinaulu Jaya.
Manfaat Ekonomi Lebih Luas
Community Development Supervisor PT GKP, Muhammad Sahib Fabanyo, mengatakan program kurban tahun ini tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan sosial keagamaan.
“Bagi PT GKP, program kurban tahun ini tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan sosial keagamaan semata, tetapi juga bagian dari upaya memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat lokal, khususnya peternak dan sektor usaha kecil yang terlibat dalam distribusi maupun kebutuhan pendukung ternak,” ujarnya.
Ia menambahkan, di tengah kondisi ekonomi yang sulit, momentum Idul Adha diharapkan memberi dampak nyata bagi warga.
“Perusahaan berharap momentum ini dapat membantu meningkatkan daya beli masyarakat, memperluas perputaran uang di desa, dan mendorong konsumsi pangan bergizi bagi masyarakat,” tambahnya.
Dampak bagi Masyarakat dan Peternak
Bantuan hewan kurban dari PT GKP mendapat sambutan positif dari masyarakat penerima manfaat. Sekretaris Desa Sinar Mosolo, La Bania, menilai Idul Adha menjadi momentum yang sangat dinanti.
“Di Desa Mosolo ini, selain karena daging harganya mahal, setiap tahunnya masyarakat dimudahkan untuk mengakses dan mengonsumsi daging hanya pada dua momentum tradisi di Idul Adha dan Idul Fitri. Kami percaya jika kurban akan selalu menyatukan keluarga di sini, karena memberikan berkah untuk semua merayakannya,” katanya.
La Bania menilai dukungan perusahaan memberikan dampak nyata. “Perusahaan sangat diharapkan untuk terus memberikan dukungan pembelian dan pendistribusian hewan kurban seperti ini kepada masyarakat. Ini sangat membantu ekonomi masyarakat,” lanjutnya.
Hal serupa disampaikan Aparat Desa Sukarela Jaya, Azaluddin. “Terima kasih kepada PT GKP sudah memberikan sumbangsih hewan kurban di Idul Adha ini. Momentum ini mendorong sinergitas dan penguatan hubungan emosional antara perusahaan dengan masyarakat setempat,” ujarnya.
Gerakkan Ekonomi Peternak Lokal
Program kurban PT GKP juga dirasakan peternak lokal di Wawonii. Kamal, peternak milenial asal Desa Lampeapi Raya, mengaku pendapatan peternak meningkat signifikan tahun ini.
“Saya adalah peternak milenial bentukan dari Kabupaten Konawe Kepulauan. Terima kasih untuk PT GKP telah memberikan rezeki untuk kami lewat penjualan sejumlah sapi,” katanya.
Menurut Kamal, meningkatnya permintaan sapi kurban menggerakkan sektor ekonomi lain di desa.
“Penjualan hewan kurban di momentum Idul Adha tahun 2026 ini sangat signifikan, khususnya untuk sapi. Karena ini menaikkan taraf hidup masyarakat, apalagi bagi peternak seperti saya. Selain itu, bagi masyarakat lain yang bekerja di sektor transportasi hewan kurban dan pakan ternak juga mendapat limpahan rezeki,” jelasnya.
Ia berharap perusahaan terus melibatkan peternak lokal dalam program pemberdayaan. “Ke depan, tentu perusahaan harus terus memberdayakan peternak lokal dan melibatkan kami dalam berbagai program yang mengembangkan potensi peternak lokal di sini,” tutupnya.(red)

















