Menu

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

News · 20 Mei 2026 19:17 WITA ·

PT GAP Bahas Program Pemberdayaan 8 Sektor Bersama Masyarakat Konsel


 Foto bersama usai kegiatan konsultasi publik PT GAP. Foto: Istimewa Perbesar

Foto bersama usai kegiatan konsultasi publik PT GAP. Foto: Istimewa

KONAWE SELATAN – PT Generasi Agung Perkasa (PT GAP) menggelar Konsultasi Publik Rencana Induk Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (RIPPM) di Balai Desa Watumbohoti, Kecamatan Palangga Selatan, Kabupaten Konawe Selatan, Rabu, 20 Mei 2026.

Kegiatan ini merupakan bagian dari penyusunan program pemberdayaan masyarakat di wilayah operasional perusahaan. Konsultasi publik melibatkan unsur pemerintah desa, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, hingga perwakilan warga dari sejumlah desa di sekitar wilayah perusahaan.

Komitmen Sejahterakan Masyarakat Lingkar Tambang  

Perwakilan Direktur PT GAP, Bangkit P Mesda, menyatakan kegiatan tersebut merupakan wujud komitmen perusahaan dalam mewujudkan kepedulian terhadap masyarakat lingkar tambang.

“Kami meminta dukungan masyarakat. Kegiatan ini merupakan komitmen perusahaan untuk mensejahterakan masyarakat atas keberadaan perusahaan,” ujarnya.

Bangkit berharap masyarakat aktif memberikan masukan dan saran agar PT GAP ke depan dapat berkembang dan memberikan manfaat yang lebih besar.

“Dalam kesempatan ini kami minta saran, bagaimana PT GAP ke depan dapat bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.

Paparkan 8 Sektor Program Pemberdayaan  

Perwakilan PT GAP, Yusran, memaparkan rencana program pengembangan masyarakat yang mencakup 8 sektor. Program tersebut meliputi pendidikan, kesehatan, peningkatan pendapatan riil atau pekerjaan, kemandirian ekonomi, sosial dan budaya, partisipasi masyarakat dalam pengelolaan lingkungan hidup berkelanjutan, pembentukan kelembagaan komunitas untuk menunjang kemandirian program pemberdayaan masyarakat, serta pembangunan infrastruktur penunjang.

“Program yang baik tidak lahir dari pemikiran tunggal atau keegoisan individu. Program yang baik dirumuskan melalui proses partisipatif, berbasis kajian komprehensif, serta selaras dengan kebutuhan dan kepentingan masyarakat,” jelas mantan Ketua KPUD Konsel itu.

Yusran menegaskan PT GAP terbuka menerima saran, kritik, dan masukan dari masyarakat terkait 8 program yang dibahas dalam konsultasi publik.

Pemdes Apresiasi dan Harapkan Dampak Nyata 

Kepala Desa Watumbohoti, Rahman, mengapresiasi pelaksanaan konsultasi publik tersebut. Ia berharap program yang disusun nantinya dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Kami mengapresiasi konsultasi publik yang digelar ini. Terus terang, sebelumnya PT GAP telah banyak memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, mulai dari infrastruktur hingga penyerapan tenaga kerja,” pungkasnya.(red)

Artikel ini telah dibaca 23 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Diduga Terlibat Jaringan Narkoba, Dua Warga Kolaka Ditangkap di Kendari

13 Mei 2026 - 13:03 WITA

Tragis! Seorang Anak Ditemukan Tenggelam di Perairan Teluk Kendari

10 Mei 2026 - 12:24 WITA

Pedagang dan Pembeli Resah, OTK Diduga Teror Lapak Eks MTQ Kendari

10 Mei 2026 - 11:34 WITA

Sinergi KUPP Molawe dan Gakkum BKSDA Sultra Jaga Kawasan Konservasi

9 Mei 2026 - 10:55 WITA

Innalillahi, Ketua DPRD Buton Tengah Meninggal Dunia di RS Jakarta

6 Mei 2026 - 18:18 WITA

Basiran Kirim Surat Terbuka ke Presiden: Kembalikan Pabrik Aspal ke Buton, Bukan Karawang!

3 Mei 2026 - 21:44 WITA

Trending di News