Menu

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

Daerah · 17 Mei 2026 15:54 WITA ·

Gekrafs Lantik DPW Sultra dan 10 DPC, Target Perkuat Ekosistem Ekonomi Kreatif Daerah


 Foto bersama usai Gekrafs melantik DPW Sultra dan 10 DPC. Foto: Istimewa Perbesar

Foto bersama usai Gekrafs melantik DPW Sultra dan 10 DPC. Foto: Istimewa

KENDARI – Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) melantik serentak Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Sulawesi Tenggara dan 10 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) kabupaten/kota se-Sultra di STIE 66 Kendari, Sabtu, 16 Juni 2026.

Ketua Umum DPP Gekrafs Kawendra Lukistian langsung melantik Ketua DPW Gekrafs Sultra, Muhammad Mirad. Pada kesempatan yang sama, DPW Sultra melantik pengurus DPC Gekrafs se-Sultra.

Adapun 10 DPC yang dilantik meliputi Kabupaten Kolaka, Konawe, Buton Selatan, Kolaka Timur, Muna, Bombana, Kota Kendari, Wakatobi, Muna Barat, dan Kolaka Utara.

Ekonomi Kreatif Jadi Prioritas Prabowo
Kawendra menegaskan, ekonomi kreatif kini menjadi perhatian serius pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

“Indonesia adalah negara pertama yang memiliki Kementerian Ekonomi Kreatif dan Hari Ekonomi Kreatif Nasional. Dalam Astacita Presiden Prabowo Subianto, ekonomi kreatif disebut dua kali. Pertama dalam konteks ekonomi kreatif, kemudian industri kreatif dalam konteks SDM dan penciptaan lapangan kerja,” ujar Kawendra.

Perhatian besar pemerintah, kata dia, terlihat dari dukungan anggaran yang disiapkan. Pemerintah menganggarkan Rp10 triliun pada 2026 untuk pendanaan berbasis kekayaan intelektual.

“Artinya Presiden Prabowo saat ini memberikan perhatian luar biasa, termasuk menganggarkan Rp10 triliun pada 2026 untuk pendanaan berbasis IP,” lanjutnya.

Pergeseran ke Ekonomi Kreatif
Kawendra mengutip pernyataan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad yang menyebut perekonomian global, termasuk Indonesia, sedang bergeser dari ekonomi ekstraktif menuju ekonomi kreatif.

“Sayangnya, literasi ekonomi kreatif di Indonesia masih terbatas,” katanya.

Karena itu, kehadiran Gekrafs hingga tingkat provinsi dan kabupaten/kota menjadi bagian dari perjuangan bersama untuk memperkuat pemahaman, kolaborasi, dan pengembangan ekonomi kreatif di daerah.

“Itulah alasan Gekrafs hadir bersama Gekrafs provinsi dan kabupaten/kota. Ini perjuangan bersama untuk membangun ekosistem ekonomi kreatif yang kuat, membuka peluang kerja baru, serta melahirkan pelaku kreatif daerah yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun global,” tegasnya.

Komitmen Gekrafs Sultra
Ketua DPW Gekrafs Sultra Muhammad Mirad menyampaikan komitmen menjadikan Gekrafs sebagai wadah kolaborasi lintas sektor bagi pelaku ekonomi kreatif di Sultra.

Ketua OKK DPP Gekrafs Arifin Ihsan Rismansyah menambahkan, pelantikan serentak ini diharapkan menjadi momentum penguatan jaringan ekonomi kreatif di Sultra. Tujuannya mendorong tumbuhnya industri kreatif berbasis potensi lokal di masing-masing daerah.(red)

Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Pelepasan Jamaah Haji Bombana 2026 Penuh Haru, Bupati Titip Pesan Jaga Nama Baik Daerah di Tanah Suci

17 Mei 2026 - 12:29 WITA

Kedatangan TKA di Kolaka Jadi Sorotan, Warga Pertanyakan Nasib Tenaga Kerja Lokal

17 Mei 2026 - 11:48 WITA

Pemerintah Konsel Tinjau Lokasi Tambang PT WIN, Pemilik Lahan Sebut Aktivitas Atas Permintaan Warga

15 Mei 2026 - 22:18 WITA

Bank Sultra Hadir di Tengah Bencana, Salurkan Ratusan Paket Sembako untuk Warga Kendari

15 Mei 2026 - 15:01 WITA

Warga Konawe Utara Geruduk Kantor PLN UP3 Kendari, Protes Strom Listrik Tak Stabil

15 Mei 2026 - 14:40 WITA

Warga Pasarwajo Ditemukan Meninggal di Kebun, Diduga Tertimpa Pohon Pisang

14 Mei 2026 - 13:43 WITA

Trending di Daerah