KENDARI – Seorang mahasiswa bernama Hafisun alias Pedro menjadi korban pengeroyokan yang disertai penikaman di area Kampus Universitas Haluoleo (UHO), Kelurahan Kambu, Kecamatan Kambu, Kota Kendari.
Peristiwa tersebut terjadi pada Senin siang, 6 April 2026, sekitar pukul 13.15 Wita, di pelataran Fakultas Peternakan UHO dan terekam kamera CCTV.
Dalam rekaman video yang beredar, korban yang mengenakan kaos putih terlihat sedang duduk di taman kampus bersama tiga pria. Namun, di tengah perbincangan, salah satu pelaku yang juga mengenakan kaos putih tiba-tiba melayangkan pukulan bertubi-tubi ke arah korban.
Korban sempat memberikan perlawanan. Namun, seorang pelaku lainnya yang mengenakan kaos hitam kemudian mengeluarkan senjata tajam jenis badik dan menusuk korban.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka tusuk di bagian pinggang dan telah melaporkan insiden yang dialaminya ke pihak kepolisian.
Kapolsek Poasia, AKP Ismunandar, membenarkan adanya laporan tersebut. Ia mengatakan, pihak kepolisian saat ini masih melakukan pengejaran terhadap para pelaku.
“Masih dilakukan pencarian,” ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis, 9 April 2026
Berdasarkan keterangan korban, pelaku berjumlah dua orang. Adapun motif pengeroyokan diduga dipicu oleh teguran korban terhadap pelaku.
“Korban menegur pelaku untuk cukur rambut, namun pelaku tidak terima,” jelas Ismunandar.
Hingga kini, identitas kedua pelaku masih belum diketahui. Polisi terus melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus tersebut. (lin)

















