Menu

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

Daerah · 5 Apr 2026 10:13 WITA ·

Rumah Walet di Kolaka Timur Terbakar, Kerugian Capai Rp200 Juta


 Sebuah rumah burung walet di Kolaka Timur ludes terbakar. Foto: Istimewa Perbesar

Sebuah rumah burung walet di Kolaka Timur ludes terbakar. Foto: Istimewa

KOLAKA TIMUR – Sebuah rumah yang difungsikan sebagai rumah burung walet (RBW) di Dusun I, Desa Talinduka, Kecamatan Dangia, Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), dilalap si jago merah, Sabtu 4 April 2026 sore.

Peristiwa kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 16.15 Wita dan menghanguskan bangunan milik Irman Ahmad (46), seorang guru setempat.

Kasi Humas Polres Kolaka Timur, Iptu Irfan, menjelaskan, kebakaran pertama kali diketahui oleh seorang saksi bernama Muliati yang saat itu tengah melayani pembeli bensin eceran.

“Dari keterangan saksi Muliati, ia melihat kobaran api dari arah rumah korban yang berjarak sekitar 50 meter. Saksi kemudian berteriak meminta pertolongan,” ujar Iptu Irfan saat dikonfirmasi, Minggu, 5 April 2026.

Teriakan tersebut didengar oleh tetangga lainnya, Yusman Nosi, yang langsung bergegas menuju lokasi kejadian. Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), ia kembali meminta bantuan warga sekitar.

Warga bersama saksi lainnya, termasuk H. Sise, berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sambil menunggu bantuan petugas pemadam kebakaran.

Sekitar pukul 17.30 Wita, tim pemadam kebakaran Pemerintah Daerah Kolaka Timur tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman. Api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 19.00 Wita.

Berdasarkan data yang dihimpun, bangunan yang terbakar merupakan rumah berukuran 8 x 13 meter yang sudah tidak lagi dihuni pemiliknya selama kurang lebih 14 tahun. Rumah tersebut digunakan sebagai tempat budidaya burung wawalet.

“Untuk titik awal api diduga berasal dari bagian depan rumah sebelah kiri. Sementara penyebab kebakaran masih dugaan awal akibat korsleting listrik,” jelas Iptu Irfan.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian materi akibat kebakaran ditaksir mencapai Rp200 juta. Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kebakaran. (lin)

Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Balita di Konawe Ditemukan Tewas di Saluran Irigasi, Diduga Terbawa Arus

5 April 2026 - 18:47 WITA

Wakatobi Dicoret dari Tuan Rumah HUT Sultra 2026, Masyarakat Soroti Inkonsistensi Pemprov

4 April 2026 - 19:04 WITA

Kota Kendari Kehilangan Adipura, Nilai Pengelolaan Sampah Hanya 59 

4 April 2026 - 18:47 WITA

Penumpang Bandara Haluoleo Kritik Tindakan Pembukaan Rekaman CCTV, Soroti Sikap Petugas yang Tidak Profesional

4 April 2026 - 18:06 WITA

Pria 40 Tahun Ditemukan Tewas Mengapung di Perairan Bombana, Terdapat Luka di Pelipis dan Siku

4 April 2026 - 17:54 WITA

Laka Tunggal di Konawe Selatan, Pengendara Vixion Asal Ranomeeto Tewas di Tempat

3 April 2026 - 17:11 WITA

Trending di Daerah