Menu

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

Daerah · 4 Apr 2026 19:04 WITA ·

Wakatobi Dicoret dari Tuan Rumah HUT Sultra 2026, Masyarakat Soroti Inkonsistensi Pemprov


 Logo HUT ke 62 Provinsi Sulawesi Tenggara. Foto: Istimewa Perbesar

Logo HUT ke 62 Provinsi Sulawesi Tenggara. Foto: Istimewa

WAKATOBI – Kabupaten Wakatobi batal menjadi tuan rumah peringatan HUT Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) ke-62 Tahun 2026 menuai kekecewaan dari masyarakat di daerah tersebut.

Diketahui sebelumnya pada penutupan perayaan peringatan HUT Sultra ke-61 Tahun 2025 di Kolaka, Wakil Gubernur Sultra Hugua menunjuk Kabupaten Wakatobi sebagai tuan rumah penyelenggaran HUT Sultra ke-62 Tahun 2026.

Namun dalam prosesnya, disebutkan bahwa Pemprov Sultra tengah melakukan persiapan peringatan HUT Sultra 2026 di Kota Kendari.

Oleh Pemerhati pembangunan Wakatobi, Idris Mandati menilai, keputusan tersebut tidak sejalan dengan pengumuman resmi Pemprov Sultra di Kabupaten Kolaka.

“Dalam pidato itu disampaikan bahwa keputusan tersebut merupakan hasil pembahasan di tingkat pimpinan daerah Provinsi, yang tentu melibatkan Gubernur,” ungkap Idris di Wangiwangi Selatan, Sabtu, 4 Maret 2026.

Menurutnya, pengumuman tersebut telah direspons serius oleh masyarakat Wakatobi, termasuk pelaku usaha yang mulai melakukan berbagai persiapan untuk menyambut kegiatan tersebut.

Ia mengatakan, pembatalan yang belakangan disampaikan gubernur saat safari Ramadan di Wakatobi dengan alasan efisiensi dinilai terlambat.

Kondisi tersebut, kata dia, tentu berpotensi menimbulkan kerugian, khususnya bagi pelaku usaha di sektor perhotelan, transportasi, dan kuliner yang telah bersiap menyambut kedatangan tamu, termasuk menyiapkan bahan untuk kebutuhan kuliner, merenovasi hunian, hotel, penginapan, homestay serta penyedia jasa transportasi.

“Seharusnya sejak awal disampaikan, agar para pelaku usaha tidak terlanjur mengeluarkan biaya operasional untuk meningkatkan layanan,” katanya.

Idris juga menyoroti adanya perbedaan pernyataan antara Gubernur dan Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Provinsi Sultra.

Gubernur menyebut perayaan akan dipindahkan ke Kota Kendari dan dilaksanakan secara sederhana, namun di sisi lain Kadispar Sultra menyampaikan bahwa kegiatan akan menggunakan anggaran sekitar Rp3,7 miliar dengan berbagai rangkaian acara, termasuk menghadirkan artis ibu kota dan pelaksanaan di beberapa titik lokasi.

Ia menjelaskan, rencana tersebut tidak mencerminkan efisiensi seperti yang disampaikan Gubernur.

“Rangkaian kegiatan yang disampaikan justru menunjukkan kegiatan berskala besar, bukan sederhana sebagaimana alasan efisiensi,” ujarnya.

Atas kondisi tersebut, Idris meminta agar jika pelaksanaan HUT Sultra tetap dipindahkan ke Kendari, maka kegiatan cukup dilakukan dalam bentuk upacara sederhana.

Ia juga mengusulkan agar anggaran yang telah direncanakan dapat dialihkan untuk program lain yang lebih bermanfaat bagi masyarakat.

Idris menyebutkan, adanya perbedaan pernyataan antara gubernur, wakil gubernur, dan Kadispar Sultra menunjukkan lemahnya komunikasi di tingkat birokrasi provinsi.

“Perbedaan ini menunjukkan adanya persoalan komunikasi di internal pemerintah Provinsi. Jika di tingkat pimpinan saja tidak sinkron, maka akan sulit dalam pengelolaan kebijakan untuk masyarakat,” pungkasnya. (red)

Artikel ini telah dibaca 47 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

DPD KAI Sultra Raih Dua Penghargaan di Rakernas KAI 2026

9 Juni 2026 - 08:17 WITA

Dilaporkan Hilang Saat Mencari Daun Sagu, Petani di Konawe Ditemukan Meninggal di Rawa

8 Juni 2026 - 12:13 WITA

KUPP Kelas I Molawe Gelar Rapat Bulanan, Perkuat Sinergi Pelayanan Publik

8 Juni 2026 - 10:27 WITA

Diduga Bersikap Represif saat Demo Mahasiswa, Kapolres Bombana Akhirnya Buka Suara

5 Juni 2026 - 10:40 WITA

Diduga Belum Realisasikan Kesepakatan PPM, Masyarakat Lingkar Tambang Duduki Jalur Operasional PT BKA di Konut

3 Juni 2026 - 20:27 WITA

Air Bersih dan Drainase Lancar, PT WIN Jawab Keluhan Warga Torobulu

3 Juni 2026 - 19:02 WITA

Trending di Daerah