Menu ✖

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

News · 10 Mar 2026 20:53 WITA ·

Sempat Hilang saat Melaut, Nelayan Asal Lasunapa Muna Ditemukan Selamat


 La Toiko, seorang nelayan yang sempat dikabarkan hilang kini ditemukan dalam keadan selamat. Foto: Istimewa Perbesar

La Toiko, seorang nelayan yang sempat dikabarkan hilang kini ditemukan dalam keadan selamat. Foto: Istimewa

MUNA – Seorang nelayan, La Toiko (73), yang sempat dilaporkan hilang saat melaut di perairan Bonea, Kecamatan Lasalepa, Kabupaten Muna, akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari, Amiruddin, mengatakan korban ditemukan oleh pihak keluarga bersama masyarakat sekitar pada pukul 16.00 Wita.

“Korban ditemukan dalam keadaan selamat oleh pihak keluarga dan masyarakat setempat sekitar 2,2 mil laut ke arah timur dari LKP (lokasi terakhir korban terlihat),” ujarnya dalam keterangan tertulis.

Ia menambahkan, setelah ditemukan, korban langsung dievakuasi ke rumahnya di Desa Lasunapa, Kecamatan Duruka.

Dengan ditemukannya korban tersebut, operasi pencarian resmi ditutup dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing.

Sebelumnya diberitakan, La Toiko dilaporkan hilang saat melaut di perairan Pantai Desa Bonea, Kecamatan Lasalepa, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, Selasa (10/3/2026).

Kepala KPP Kendari, Amiruddin, mengatakan laporan mengenai hilangnya korban diterima dari anak korban sekitar pukul 12.13 Wita.

“Anak korban melaporkan satu unit longboat dengan satu orang penumpang yang belum kembali dari melaut di sekitar perairan Pantai Desa Bonea,” kata Amiruddin.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue dari Unit Siaga SAR Muna langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian perkara (LKP) untuk melakukan operasi pencarian dan pertolongan.

Berdasarkan informasi yang diterima, korban sebelumnya pergi melaut bersama sejumlah rekannya pada Minggu (8/3/2026) sekitar pukul 14.00 Wita menggunakan beberapa perahu longboat untuk mencari ikan.

Sekitar pukul 14.30 Wita, korban terakhir kali terlihat oleh rekannya menuju perairan Bonea untuk menjaring ikan.

Keesokan harinya, Senin (9/3/2026) sekitar pukul 12.00 Wita, sembilan rekan korban telah kembali ke desa setelah melaut. Namun korban tidak kunjung kembali.

“Pencarian awal telah dilakukan oleh keluarga dan masyarakat setempat, namun hingga laporan diterima oleh pihak SAR, korban belum ditemukan,” ujar Amiruddin.(lin)

Artikel ini telah dibaca 137 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Gerai KDMP Kasilampe Kendari Diduga Langgar Tata Ruang, PUPR Tak Berani Ukur karena Ada TNI

1 Oktober 2026 - 18:34 WITA

Anak 4 Tahun Tewas dalam Kecelakaan Motor dan Truk Kontainer di Jalan 40 Kendari

1 Oktober 2026 - 14:44 WITA

Diduga Angkut BBM Pertalite Subsidi Secara Ilegal, Pria di Muna Ditangkap Polisi

30 September 2026 - 14:10 WITA

Sambut HUT ke-81 TNI, Kodim 1417/Kendari Gelar Program TNI Manunggal Air Bersih

29 September 2026 - 19:03 WITA

Polresta Kendari Bongkar Peredaran Senpi dan Peluru Ilegal, Dua Pelaku Ditangkap

29 September 2026 - 17:37 WITA

Hilang Enam Hari di Kebun, Lansia 80 Tahun di Kolaka Timur Ditemukan Selamat

28 September 2026 - 12:42 WITA

Trending di News