Menu

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

Daerah · 23 Feb 2026 15:16 WITA ·

Angkut Solar dan Pertalite, Pikap Carry Terbakar di Lantowua Bombana


 Tampak kobaran api yang membakar mobil pikap pengangkut BBM di Bombana. Foto: Istimewa Perbesar

Tampak kobaran api yang membakar mobil pikap pengangkut BBM di Bombana. Foto: Istimewa

BOMBANA – Sebuah mobil pikap Suzuki Carry dengan nomor polisi DT 8425 CH dilaporkan terbakar di Jalan Tompo Batu Desa Lantowua, Kecamatan Rarowatu Utara, Kabupaten Bombana, Minggu, 22 Februari 2026 sekitar pukul 20.15 Wita.

Mobil pikap tersebut dikemudikan oleh Alam (23) dan ditumpangi oleh temannya bernama Ari. Pikap berwarna hitam itu mengangkut 14 jeriken Bahan Bakar Minyak (BBM) milik Risky.

Kasi Humas Polres Bombana, Iptu Abdul Hakim mengatakan bahwa peristiwa bermula ketika mobil bergerak menuju ke arah Tinanggea, Konawe Selatan (Konsel), dengan kecepatan 20 kilometer per jam.

Saat tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 20.00 Wita, Alam mendengar suara ledakan keras yang bersumber dari bawah tangki mobil. Melaui spion Alam melihat percikan BBM keluar dari tangki.

“Korban langsung berhenti, ketika Ari turun dari mobil dan melihat percikan api muncul dari bawa mobil,” ujar Iptu Hakim saat dikonfirmasi Senin, 23 Februari 2026.

Alam dan Ari sempat berupaya memadamkan api secara manual dengan cara menutupi api menggunakan kain, namun kobaran api semakin membesar.

“Mereka langsung mengamankan diri dengan posisi mesin mobil suda mati,” kata Iptu Hakim.

Pada pukul 20.30 Wita, 3 unit mobil pemadam kebaran tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman api menggunakan air dan apar.

“Sekitar 20 menit api berhasil dipadamkan,” jelas Iptu Hakim.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun kerugian materil ditaksir mencapai Rp 80 juta rupiah. Sebanyak 9 jeriken berisi solar dan 5 jeriken berisi pertalite habis terbakar.

Belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran mobil terbakar. Polisi menduga kebakaran disebabkan oleh ledakan pada bagian tangki mobil. (lin)

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Oknum Dokter di RSJPDO Oputa Yi Koo Diduga Abai Tanggung Jawab Usai Kecelakaan, Korban Alami 27 Jahitan

23 Februari 2026 - 05:02 WITA

Ditinggal ke Kebun, Rumah Petani di Mawasangka Buteng Ludes Terbakar

22 Februari 2026 - 12:48 WITA

Diduga Masalah Asmara, Pemuda di Konawe Gantung Diri Pakai Selempang Wisuda hingga Tewas

22 Februari 2026 - 12:01 WITA

Diterjang Ombak Saat Pulang Melaut, 13 Nelayan Terdampar di Pulau Lambasina Kolaka

21 Februari 2026 - 19:08 WITA

Portal Resmi Pemkot Kendari Error di Momen Setahun Kepemimpinan SKI–Sudirman

21 Februari 2026 - 12:42 WITA

Transparansi Program Desa Latali Kolaka Utara Dipertanyakan, Warga Minta APH Telusuri Anggran Ratusan Juta

21 Februari 2026 - 10:14 WITA

Trending di Daerah