Menu ✖

Mode Gelap
BREAKING NEWS: Kajari Konawe Diamankan Kejati Sultra, Diduga Selewengkan Wewenang Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia

Daerah · 7 Sep 2025 22:38 WITA ·

Janji Smelter Tak Terealisasi, Warga Routa Segel Kantor PT SCM


 Ratusan warga menyegel kantor eksternal PT Sulawesi Cahaya Mineral (SCM) di Desa Lalomerui, Kecamatan Routa, Kabupaten Konawe. Foto: Istimewa Perbesar

Ratusan warga menyegel kantor eksternal PT Sulawesi Cahaya Mineral (SCM) di Desa Lalomerui, Kecamatan Routa, Kabupaten Konawe. Foto: Istimewa

KONAWE – Ratusan warga menyegel kantor eksternal PT Surya Cahaya Mineral (SCM) di Desa Lalomerui, Kecamatan Routa, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, pada Sabtu, 6 September 2025. Aksi ini dipicu oleh janji pembangunan smelter yang hingga kini belum terealisasi.

Massa aksi yang terdiri dari warga setempat mulai berdatangan sejak pukul 10.23 Wita dan melakukan orasi. Setelah melakukan aksi, ratusan warga langsung mendobrak gerbang kantor dan berhasil masuk ke area dalam. Mereka kemudian menduduki seluruh ruangan dan menyegel pintu-pintu kantor, serta meminta para karyawan meninggalkan lokasi dan dilarang melakukan aktivitas.

Perwakilan Kantor Eksternal PT SCM, Ruru, menemui warga dan berdialog mengenai tuntutan mereka. Tokoh Pemuda Routa, Rafli, menyatakan bahwa warga tidak akan membiarkan ada aktivitas sebelum ada kejelasan janji pembangunan smelter.

Warga menuntut komitmen PT SCM yang sejak awal menjanjikan pembangunan pabrik atau smelter di wilayah Routa. Janji tersebut juga diperkuat dengan hadirnya kawasan industri PT Indonesia Konawe Industrial Park (IKIP) yang masuk Proyek Strategis Nasional (PSN).

Namun, faktanya, warga menilai perusahaan lebih banyak mengirim ore nikel ke wilayah lain, sehingga merugikan masyarakat Routa yang telah memberikan dukungan penuh atas keberadaan PT SCM.

“Dulu warga rela memberikan lahan dan wilayah demi pembangunan. Tetapi sampai sekarang, yang dijanjikan belum ada,” tegas Rafli.

Hingga siang hari ini, gerbang kantor eksternal PT SCM di Routa masih disegel, dan tidak ada aktivitas di dalam kantor. Semua karyawan dipulangkan, dan area dibiarkan kosong.(red)

Artikel ini telah dibaca 229 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Bank Sultra Salurkan CSR Rp35 Juta untuk Buku Bacaan Perpustakaan Muna

3 November 2026 - 16:09 WITA

PT GAP Jawab Keluhan Nelayan: Dua Perahu Diserahkan untuk Warga Parasi dan Watumbohoti

31 Oktober 2026 - 09:13 WITA

Didatangi Massa, Kadispar Sultra Rdwan Badallah Ngumpet di Balik Staf Perempuan

28 Oktober 2026 - 13:23 WITA

Dua Rumah Warga di Watonea Muna Ludes Terbakar, Kerugian Hampir Rp1 Miliar

27 Oktober 2026 - 20:24 WITA

Sertijab Kepala KSOP Kelas II Kendari, Wigyo Gantikan Capt Raman

26 Oktober 2026 - 12:40 WITA

Sat Lantas Polres Buton Tengah Akan Gelar Operasi Patuh Anoa 2026 Mulai 26 Oktober

24 Oktober 2026 - 09:33 WITA

Trending di Daerah