Menu ✖

Mode Gelap
BREAKING NEWS: Kajari Konawe Diamankan Kejati Sultra, Diduga Selewengkan Wewenang Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia

Daerah · 16 Jul 2025 11:28 WITA ·

Disoroti DPRD: BPBD Bombana Dinilai Gagal Atasi Banjir di Lambale, Hanya Turun Selfie


 Anggota DPRD Bombana, Sudiami. Foto: Istimewa Perbesar

Anggota DPRD Bombana, Sudiami. Foto: Istimewa

BOMBANA – Kinerja Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bombana kembali disoroti oleh anggota DPRD Bombana, Sudiami. Menurutnya, kinerja BPBD Bombana dinilai tidak efektif dalam menangani masalah banjir di Kelurahan Lambale, Kecamatan Kabaena Timur.

Sudiami mengungkapkan bahwa BPBD Bombana hanya melakukan tindakan superficial dengan turun ke lapangan untuk mengambil foto dan selfie, namun tidak ada tindak lanjut yang signifikan untuk menyelesaikan masalah banjir di daerah tersebut.

“Kami sangat menyayangkan kinerja BPBD Bombana yang hanya sekedar turun ke lapangan untuk mengambil foto dan selfie, namun harapan masyarakat Kabaena Timur khususnya Kelurahan Lambale tidak terselesaikan dengan baik,” kata Sudiami saat Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) pada Selasa, 15 Juli 2025.

Sudiami juga menekankan pentingnya normalisasi sungai Kali Lambale untuk mencegah banjir di daerah tersebut. Ia telah mengusulkan pembangunan normalisasi sungai dan bronjong di Kali Lambale sebagai prioritas utama dalam pokok-pokok pikiran, namun anggaran untuk proyek tersebut terhapus karena efisiensi anggaran langsung dari pusat.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bombana, Hasdin Rata, melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Awang, menjelaskan bahwa BPBD Bombana telah turun ke lapangan untuk mengidentifikasi rawan banjir di Pulau Kabaena khususnya di Kelurahan Lambale.

Namun, menurutnya, penyebab banjir di daerah tersebut bukan tanggung jawab BPBD Bombana, melainkan tanggung jawab Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Bombana.

“Kami sudah sampaikan kepada dinas terkait bahwa penyebab banjir di Kelurahan Lambale adalah akibat tidak maksimalnya pembangunan infrastruktur Kali Lambale,” kata Awang.

Sudiami berharap pemerintah daerah melalui Dinas PU Kabupaten Bombana dapat memprioritaskan normalisasi Kali Lambale jika ada anggaran dari provinsi atau pusat pada tahun ini atau tahun depan.

“Masyarakat Kabaena khususnya di Kelurahan Lambale sangat memprihatinkan jika banjir terjadi setiap tahun karena kondisi kali yang tidak mampu menahan derasnya air,” kata Sudiami.(fan)

Artikel ini telah dibaca 197 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Pria 23 Tahun Ditemukan Tewas di Check Dam Tambang UBPN Kolaka

20 Oktober 2026 - 16:38 WITA

Diungkap Warga, Oknum Anggota DPRD Konsel Ternyata Pernah Bisniskan Alat Berat di PT GAP

17 Oktober 2026 - 11:43 WITA

Kecelakaan Maut di Moramo Konsel, Petani Asal Kolono Tewas Terlindas Truk

17 Oktober 2026 - 10:43 WITA

Truk Tangki Solar Kecelakaan di Bombana, Pengemudi Diduga Meninggal Dunia

15 Oktober 2026 - 20:12 WITA

Buntut Pengusiran Staf, Jopang Bongkar Borok FISIP UHO: Dekan Diduga Sunat Dana Penelitian

15 Oktober 2026 - 06:06 WITA

Dari Molawe ke Bungku, Capt Sorindra Dipercaya Pimpin KUPP Kelas III Bungku

15 Oktober 2026 - 05:33 WITA

Trending di Daerah