Menu ✖

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

Daerah · 22 Mei 2025 23:28 WITA ·

DPRD Konawe Siap Hadapi PT SCM dalam Konflik Lahan Panas di Konawe


 Puluhan warga Kecamatan Routa menggeruduk kantor wakil rakyat dan Kantor Bupati Konawe untuk menyuarakan jeritan hati mereka atas dugaan penyerobotan lahan oleh PT Sulawesi Cahaya Mineral (SCM). Foto: Istimewa Perbesar

Puluhan warga Kecamatan Routa menggeruduk kantor wakil rakyat dan Kantor Bupati Konawe untuk menyuarakan jeritan hati mereka atas dugaan penyerobotan lahan oleh PT Sulawesi Cahaya Mineral (SCM). Foto: Istimewa

PENAFAKTUAL.COM – Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Konawe kembali didatangi massa pada Kamis, 22 Mei 2025. Puluhan warga Kecamatan Routa menggeruduk kantor wakil rakyat dan Kantor Bupati Konawe untuk menyuarakan jeritan hati mereka atas dugaan penyerobotan lahan oleh PT Sulawesi Cahaya Mineral (SCM).

Aspirasi ini disambut hangat oleh anggota dewan, yang berjanji akan mengawal perjuangan masyarakat. Anggota DPRD Kabupaten Konawe, Abdul Rahman Lahusi, menegaskan komitmennya untuk berada di garda terdepan demi kepentingan masyarakat Routa.

“Saya akan berada di garda terdepan asal untuk kepentingan masyarakat, bukan kepentingan pribadi,” ujar Rahman di hadapan para demonstran.

Ia juga berjanji untuk segera mendalami kondisi sebenarnya di Routa dan mendiskusikannya dengan teman-temannya.

Sementara itu, Fakrudin, anggota DPRD Konawe dari fraksi NasDem, menyampaikan bahwa pihaknya akan segera menyurati PT SCM untuk menggelar rapat dengar pendapat (RDP). RDP ini diharapkan dapat menjadi forum untuk mengurai benang kusut sengketa lahan ini.

“Tuntutan rekan-rekan akan kami proses, kita akan agendakan RDP, agar persoalan ini terang-benderang jangan ada yang ditutup-tutupi,” jelas Fakrudin.

Aksi demonstrasi ini dipicu oleh klaim masyarakat Routa bahwa Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT SCM telah memasuki lahan-lahan milik mereka yang sah, dibuktikan dengan Surat Keterangan Tanah (SKT) dari pemerintah desa setempat. Atas dasar inilah, masyarakat menuntut agar PT SCM segera memberikan ganti rugi atas penyerobotan lahan yang mereka alami.

Perjuangan masyarakat Routa untuk mendapatkan kembali hak atas tanah mereka kini berada di tangan DPRD Konawe, dan publik menantikan langkah konkret dari para wakil rakyat.(hsn)

Artikel ini telah dibaca 144 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Pria 63 Tahun di Muna Hilang, Sudah 2 Hari 3 Malam Belum Pulang

29 September 2026 - 09:24 WITA

Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif, Polsek Kolono Rutin Gelar KRYD Malam Hari

29 September 2026 - 08:09 WITA

27 Siswa SMA di Konawe Alami Gatal dan Muntah Usai Santap MBG, Dievakuasi ke RS

24 September 2026 - 15:57 WITA

Berawal dari Ambil Sampel, Berakhir Petaka: 4 Pekerja PT KDI Tewas di Lokasi Tambang

23 September 2026 - 15:14 WITA

Kecelakaan Kerja di Tambang PT KDI Konut, Empat Pekerja Tewas Tertimbun Longsor

23 September 2026 - 14:32 WITA

UPP Kelas I Molawe Tindak Lanjuti LHP Kepatuhan BPK RI

23 September 2026 - 10:27 WITA

Trending di Daerah