Menu

Mode Gelap
Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara Bupati Bombana Burhanuddin Lantik Sunandar A Rahim sebagai Pj Sekda Tujuh Kapolres di Sulawesi Tenggara Berganti

Daerah · 17 Mar 2025 17:09 WITA ·

Wahyu Sulaiman Prihatin dengan PT MS dan PT Merbau Terkesan Mengadu Domba Masyarakat


 Wahyu Sulaiman, Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dari Dapil Konsel-Bombana. Foto: Penafaktual.com Perbesar

Wahyu Sulaiman, Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dari Dapil Konsel-Bombana. Foto: Penafaktual.com

PENAFAKTUAL.COM, KENDARI – Wahyu Sulaiman, Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dari Dapil Konsel-Bomban, menyayangkan sikap PT Marketindo Selaras (MS) dan PT Merbau Jaya Indah Raya di Konawe Selatan yang diduga melakukan penyerobotan lahan kebun warga di Kecamatan Angata dan Kecamatan Mowila, Konsel.

Wahyu Sulaiman yang juga Sekretaris Komisi III DPRD Sultra mengatakan bahwa pihaknya terus berkomitmen mengawal aspirasi rakyat khususnya masyarakat Konsel.

“Saya sebagai anggota DPRD Sultra dengan dapil Konsel-Bombana, dimana kejadiannya bertempat dengan masyarakat yang memiliki kedekatan dengan saya, pertama saya sangat prihatin dengan dugaan penyerobotan lahan, dalam waktu dekat ini saya akan turun kembali untuk mengumpulkan fakta-fakta yang terjadi,” jelasnya.

Wahyu Sulaiman juga menekankan bahwa pihaknya sangat menyayangkan pihak perusahaan yang terkesan mengadu domba masyarakat.

Pihaknya juga berkomitmen untuk menyampaikan aspiras ini ke komisi terkait.

“Kita akan dorong ke komisi terkait, apalagi kita kader Demokrat ada semua di perwakilan di tiap komisi di DPRD Sultra,” tuturnya.

Langkah ini sejalan dengan visi misi partai Demokrat yang selalu hadir untuk kepentingan rakyat.

“Saya sebagai warga Konsel, dan pasti mengutamakan kepentingan rakyat nomor satu, apalagi moto partai Demokrat, harapan rakyat, perjuangan Demokrat, kita mengedepankan keselamatan rakyat, keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi, kita harus utamakan bagaimana kehidupan rakyat,” pungkasnya.(hsn)

Artikel ini telah dibaca 70 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Penganiayaan di Konut, Kapolres Turun Tangan Lakukan Mediasi

10 Mei 2025 - 19:24 WITA

Klarifikasi Naya Residence: Pematangan Lahan, Bukan Penambangan!

10 Mei 2025 - 17:19 WITA

Parkir Liar di Pasar Laino Dibubarkan, 5 Orang Diamankan

10 Mei 2025 - 13:43 WITA

PT IPIP Mangkir dari RDP Soal Kecelakaan Kerja

9 Mei 2025 - 11:33 WITA

Kasat Res Narkoba Polres Buton Tengah Berganti, Kapolres Pimpin Sertijab

8 Mei 2025 - 18:56 WITA

Penjaringan Selesai, Tiga Calon Rektor UHO Bakal Bersaing di Kemendiktisaintek

8 Mei 2025 - 16:09 WITA

Trending di Daerah