Menu

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

Daerah · 5 Mar 2025 11:58 WITA ·

DPRD Kendari Bakal Periksa Dugaan Pertalite Oplosan


 Ilustrasi Perbesar

Ilustrasi

PENAFAKTUAL.COM, KENDARI – Soal dugaan BBM Subsidi jenis pertalite oplosan kian meresahkan warga Kota Kendari, khsusunya para driver ojek online (ojol).

Baru-baru ini, ratusan driver ojol mengadu ke Polresta Kendari gegara kendaraannya mogok yang diduga diakibatkan dari penggunaan pertalite oplosan.

Menaggapi hal tersebut, Ketua Komisi I DPRD Kota Kendari, Zulham Damu mengeluarkan pernyataan tegas dan mengutuk tindak kejahatan bisnis tersebut.

Ia menilai, perilaku bisnis yang manipulatif ini tidak dibenarkan. Sebab, selain merugikan negara, ini juga merugikan konsumen dalam hal ini masyarakat kalangan bawah sebagai mayoritas pengguna BBM Subsidi.

Politisi PDIP ini menegaskan, harusnya Pertamina menghadirkan energi atau bahan bakar yang berkualitas, sehingga ada kedaulatan energi yang bisa dirasakan semua masyarakat.

“Kalau ini benar-benar terjadi, kita sangat sayangkan kenapa Pertamina ini tidak hadir, menghadirkan kedaulatan energi, tetapi kesannya membodohi masyarakat,” kata Zukham, Rabu, 5 Maret 2025.

Terkait permasalahan ini, pihaknya akan memanggil semua pihak terkait dan akan melakukan pemeriksaan secara komprehensif.

“Kita akan memanggil pihak Pertamina secara kelembagaan, dan akan melakukan pemeriksaan secara komprehensif, mulai dari depo sampai stasiun pengisian bahan bakar, dari hulu hingga hilir, ini kan ada jaringan sampai ada proses ke SPBU, kita akan cek apakah sudah sesuai atau belum,” ungkapnya.

Pihaknya juga menuturkan bahwa peristiwa ini terindikasi ada perbuatan melawan hukum.

“Tentu disini ada perbuatan melawan hukum, ini merugikan keuangan negara, karena sifatnya subsidi, disini ada hak-hak masyarakat, yang dimana subsidi ini untuk masyarakat, yang seharusnya dialokasikan dengan tepat untuk masyarakat kecil, ini menyangkut kepentingan masyarakat kecil, dan ini juga menyangkut kepentingan transportasi, apalagi menjelang momen idul fitri, ini penting untuk kita kawal bersama-sama,” jelasnya.

Pihaknya juga meminta masyarakat untuk aktif melaporkan ketidaksesuaian kualitas BBM Subsidi.

“Kita minta juga masyarakat untuk proaktif melaporkan ketidaksesuaian kualitas BBM Subsidi yang diperoleh masyarakat, bisa ke APH dan di DPRD,” pungkasnya.(red)

Artikel ini telah dibaca 220 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Motor Keluar Jalur, Dua Pemuda Tewas di Tempat Usai Tabrak Truk di Konsel

17 Agustus 2026 - 10:21 WITA

Tabrakan Pikap dan Motor di Watopute Muna, Pengendara Perempuan Tewas

16 Agustus 2026 - 11:59 WITA

Kecelakaan Dua Sepeda Motor di Lasusua Kolut, Satu Pengendara Meninggal Dunia

15 Agustus 2026 - 17:04 WITA

Polres Muna Ukir Prestasi Pengelolaan Anggaran, Sabet Tiga Penghargaan KPPN

14 Agustus 2026 - 15:39 WITA

Dinilai Cacat Prosedur, Warga Lasalepa Desak Batalkan Sertifikat Tanah Milik Pemda Muna

13 Agustus 2026 - 13:05 WITA

Aktivitas PT WIN Terhenti, Omzet Pedagang di Torobulu Anjlok dan Warga Kesulitan Penuhi Kebutuhan

12 Agustus 2026 - 23:17 WITA

Trending di Daerah