Menu ✖

Mode Gelap
BREAKING NEWS: Kajari Konawe Diamankan Kejati Sultra, Diduga Selewengkan Wewenang Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia

Daerah · 16 Jul 2024 14:08 WITA ·

Para Kadis PMD Diimbau Jaga Netralitas Jelang Pilkada Serentak


 I Gede Panca, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Sulawesi Tenggara. Foto: Penafaktual.com Perbesar

I Gede Panca, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Sulawesi Tenggara. Foto: Penafaktual.com

PENAFAKTUAL.COM, KENDARI – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) I Gede Panca mengimbau kepada para Kepala DPMD Kabupaten di Sultra untuk tetap menjaga netralitas menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang akan diselenggarakan pada 27 November 2024 mendatang.

Pasalnya menurut Panca, Kadis PMD merupakan posisi strategis yang paling diincar para calon kepala daerah untuk menjalin komunikasi dalam menghadapi Pilkada.

“Kan biasanya begitu. Kan Kadis PMD ini yang membawahi desa-desa kan, tapi sebenarnya tidak semua juga”, kata I Gede Panca kepada Penafaktual.com baru-baru ini.

Sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), kata I Gede Panca, Kadis PMD harus benar-benar netral dalam kontestasi Pilkada.

“Sebagai ASN kan harus netral. Karena orang berprasangka bahwa apa yang disampaikan Kadis PMD maka desa-desa harus ikut. Padahal kan belum tentu, makanya dicari. Makanya zaman-zaman begini (musim Pilkada) Kadis PMD dicari. Padahal belum tentu juga”, tutur Panca.

“Makanya Kadis PMD juga kan seorang asisten, makanya harus bepikir untuk bersifat netral. Dia punya hak pilih, tapi tidak boleh mempengaruhi orang lain”, sambungnya.

Untuk itu, ia mengimbau kepada seluruh Kadis PMD di Sultra agar tetap menjaga profesional dan netralitas dalam menghadapi agenda Pilkada tahun 2024 ini.

“Sesuai dengan arahan dan ketentuan kita kan harus netral. Kita harus jaga, supaya jangan nanti ada pihak lain keberatan, namanya dalam keadaan begini (jelang Pilkada) bisa dibilang memihak atau seperti apa, kan nda bagus. Harus netral”, tukasnya.(hsn)

Artikel ini telah dibaca 382 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Sertijab Kepala KSOP Kelas II Kendari, Wigyo Gantikan Capt Raman

26 Oktober 2026 - 12:40 WITA

Sat Lantas Polres Buton Tengah Akan Gelar Operasi Patuh Anoa 2026 Mulai 26 Oktober

24 Oktober 2026 - 09:33 WITA

Polres Muna Bakal Gelar Operasi Patuh Anoa, Ini 10 Sasaran Prioritas yang Wajib Diketahui Pengendara

22 Oktober 2026 - 20:00 WITA

Pria 23 Tahun Ditemukan Tewas di Check Dam Tambang UBPN Kolaka

20 Oktober 2026 - 16:38 WITA

Diungkap Warga, Oknum Anggota DPRD Konsel Ternyata Pernah Bisniskan Alat Berat di PT GAP

17 Oktober 2026 - 11:43 WITA

Kecelakaan Maut di Moramo Konsel, Petani Asal Kolono Tewas Terlindas Truk

17 Oktober 2026 - 10:43 WITA

Trending di Daerah