Menu

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

Daerah · 23 Jan 2026 11:58 WITA ·

Warga Kabaena Utara Kecewa, Air Sumur Bor Rp989 Juta Tak Bisa Digunakan


 Papan Proyek sumur bor di Desa Wumbulasa, Kabaena Utara, Kabupaten Bombana yang dikerjakan oleh CV Amanah Mitra Pratama. Foto: Istimewa Perbesar

Papan Proyek sumur bor di Desa Wumbulasa, Kabaena Utara, Kabupaten Bombana yang dikerjakan oleh CV Amanah Mitra Pratama. Foto: Istimewa

BOMBANA – Pembangunan sumur bor di Desa Wumbulasa, Kabaena Utara, Bombana, Sulawesi Tenggara, menuai kekecewaan warga. Sumur bor yang menelan anggaran Rp989.500.000 tidak menghasilkan air bersih yang bisa digunakan untuk keperluan air bersih.

Warga setempat mengatakan air sumur bor berasa asin dan berkapur, tidak bisa digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

“Kami lebih memilih air perpipaan dari gunung karena bersih dan bagus untuk kesehatan,” kata salah satu warga yang tidak mau disebutkan namanya.

Warga tersebut melanjutkan bahwa dengan adanya proyek pembangunan sumur bor ini, mereka sangat senang karena diharapkan bisa menjadi solusi kebutuhan air bersih sehari-hari, terutama saat musim kemarau. Namun, hasilnya tidak sesuai dengan harapan.

“Ini kan anggarannya sangat besar, masa kondisinya seperti itu saja, penampungan air kecil, dan kwh listrik tidak merata,” keluhnya.

Warga juga menceritakan bahwa saat bertemu dengan Wakil Bupati Bombana Ahmad Yani, warga tersebut ditanya tentang air bersih perpipaan dari gunung.

“Pak Ahmad Yani bilang yang dikatakan air bersih itu air perpipaan dari gunung, kalau sumur bor itu bukan air bersih,” terang warga

Media ini telah mengkorfirmasi pemerintah desa terkait adanya pembangunan sumur bor di Desa Wumbulasa Kabaena utara yang di nilai asal-asalan sehingga menuai kekecewaan di tengah masyarakat.

Kades Wumbulasa Kabaena Utara, Zufardin, menjelaskan bahwa ada 7 sumur bor yang di buat yaitu 2 titik yang besar dan 5 titik yang kecil sekaligus dengan penampungan airnya dengan menelan biaya hampir Rp1 miliar.

“Pembangunan sumur bor ini bukan berasal dari APBDes melainkan Dana dari Kabupaten (APBD), tidak ada sangkut pautnya dengan kami pemerintah desa, pokoknya itu uang tidak masuk direkening desa kami disini hanya taunya ada bantuan dari Kabupaten,” beber Zufardin kepada awak media saat di konfirmasi melalui via telpon.

Pembangunan sumur bor ini dilaksanakan mulai tanggal 15 September 2025 hingga berakhir 13 Desember 2025 oleh CV. Amanah Mitra Pratama. Warga berharap agar proyek ini dapat diperbaiki dan menghasilkan air bersih yang bisa diminum.(fan)

Artikel ini telah dibaca 126 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Warkop Spot Coffe Kendari Bayar Sewa Lahan Rp 500 Ribu Per Bulan ke Pemprov Sultra

25 Januari 2026 - 18:43 WITA

Kades Dituding Tidak Peduli: Warga Lamoeri Terpaksa Bangun Jembatan Sendiri

24 Januari 2026 - 21:33 WITA

Tinggalkan Kesan Buruk, Masyarakat Parigi Tolak PT SPM Kerjakan Proyek Irigasi!

24 Januari 2026 - 19:01 WITA

Andri Darmawan Tantang Gubernur Sultra Tagih Denda PT Tonia Mitra Sejahtera

24 Januari 2026 - 18:11 WITA

Labewa Billiard di K-TOZ Kendari Ternyata Tak Punya Izin Jual Minuman Alkohol

24 Januari 2026 - 17:34 WITA

Pemkab Muna Telusuri Dugaan Guru Jarang Mengajar di SDN 7 Kontunaga

23 Januari 2026 - 15:37 WITA

Trending di Daerah