Menu

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

Daerah · 10 Apr 2025 09:10 WITA ·

Update Pencarian Orang Hilang di Muna: Tim SAR Temukan Motor Korban


 Tim SAR Gabungan melanjutkan Operasi SAR hari ke-2 untuk mencari seorang warga Desa Kulidawa. Foto: Istimewa Perbesar

Tim SAR Gabungan melanjutkan Operasi SAR hari ke-2 untuk mencari seorang warga Desa Kulidawa. Foto: Istimewa

PENAFAKTUAL.COM – Tim SAR Gabungan melanjutkan Operasi SAR hari ke-2 untuk mencari seorang warga Desa Kulidawa yang hilang di hutan Desa Kulidawa, Kecamatan Tongkuno Selatan, Kabupaten Muna.

Pencarian dihentikan semalam pada pukul 22.40 Wita karena tidak ada tanda-tanda keberadaan korban, namun tim menemukan sepeda motor milik korban di sekitar wilayah Matombura.

Amiruddin A.S, Kepala KPP Kendari mengatakan bahwa pencarian hari ini dilakukan dengan membagi 2 tim. Tim 1 melakukan pencarian di sisi sebelah kanan dengan lebar 1 km dan luas 2 km, sedangkan Tim 2 melakukan pencarian di sisi sebelah kiri dengan lebar 1 km dan luas 2 km. Total luas area pencarian yang dilakukan pada hari ini adalah 4 km². Cuaca saat ini berawan.

Diketahui, korban yang hilang adalah Konstantinus Langkaimi (40) yang merupakan warga Desa Kulidawa.

Adapun unsur yang terlibat dalam pencarian ini yaitu Staf Operasi KPP Kendari, Rescuer Unit Siaga SAR Muna, Polsek Tongkuno, Babinsa Koramil Tongkuno, Aparat Desa Setempat, Masyarakat sekitar dan Keluarga korban.

Alat yang digunakan dalam pencarian ini antara lain Rescue car, Palsar Medis, Palsar Evakuasi, Peralatan komunikasi dan Peralatan Pendukung keselamatan lainnya

Sebelumnya, korban dilaporkan hilang pada tanggal 7 April 2025, sekitar pukul 15.00 Wita, ketika ia pergi ke Kampung Matombura untuk memasang jerat babi. Korban biasanya kembali dari aktivitas tersebut keesokan harinya pukul 06.00 Wita, namun hingga informasi ini diterima, korban belum kembali. Pencarian telah dilakukan oleh pihak keluarga dan masyarakat sekitar dengan hasil nihil.(red)

Artikel ini telah dibaca 437 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Penumpang Mudik di Pelabuhan Kendari Diprediksi Melonjak 13 Maret, KSOP Perketat Pengawasan

13 Maret 2026 - 08:46 WITA

KUPP Molawe Perketat Pengawasan Keselamatan Maritim

12 Maret 2026 - 21:31 WITA

KSOP Kendari Gelar Apel Kesiapan Mudik Lebaran 2026, Kapal Tak Boleh Over Kapasitas

12 Maret 2026 - 19:13 WITA

Pelindo Klarifikasi Dugaan Pungutan Liar Tiket Mudik Gratis, Hanya Salah Persepsi

12 Maret 2026 - 14:59 WITA

Mudik Gratis Jalur Laut Kendari–Raha Resmi Dimulai, 400 Penumpang Diberangkatkan

12 Maret 2026 - 14:35 WITA

Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga di Anggoeya Kendari Terbakar

12 Maret 2026 - 11:18 WITA

Trending di Daerah