Menu

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

Hukrim · 4 Jun 2025 15:59 WITA ·

Tragedi di Kali Kaleleha, Seorang Remaja Tewas Diterkam Buaya


 Seorang remaja berinisial LB (17) tewas mengenaskan setelah diterkam seekor buaya saat memancing di Kali Kaleleha, Desa Air Bajo, Kecamatan Mawasangka, Kabupaten Buton Tengah. Pihak kepolisian sedang melakukan evakuasi terhadap jasad korban. Foto: Istimewa Perbesar

Seorang remaja berinisial LB (17) tewas mengenaskan setelah diterkam seekor buaya saat memancing di Kali Kaleleha, Desa Air Bajo, Kecamatan Mawasangka, Kabupaten Buton Tengah. Pihak kepolisian sedang melakukan evakuasi terhadap jasad korban. Foto: Istimewa

PENAFAKTUAL.COM – Seorang remaja berinisial LB (17), warga Desa Bone Lolibu, Kecamatan Bone, Kabupaten Muna, tewas tragis setelah diterkam seekor buaya saat memancing di Kali Kaleleha, Desa Air Bajo, Kecamatan Mawasangka, Kabupaten Buton Tengah, Senin, 2 Juni sore hari.

Peristiwa mencekam itu terjadi sekitar pukul 16.30 WITA. Menurut keterangan tertulis dari Kasi Humas Polres Muna, IPDA Baharuddin, korban saat itu sedang memancing bersama rekannya, La Inggu (23), warga Desa Poaroha, Kecamatan Marobo.

“Saat itu korban dan saksi sedang memancing di sekitar jembatan Kaleleha. Sekitar pukul 16.00 WITA, mereka berpisah dengan jarak kurang lebih 50 meter. Tidak lama kemudian korban berteriak. Saksi berlari ke arah suara dan melihat korban sudah dalam cengkeraman buaya,” ungkap IPDA Baharuddin, Selasa, 3 Juni 2025.

Melihat kejadian tersebut, La Inggu nekat melompat ke sungai dan berupaya menyelamatkan temannya.

“Saksi sempat mencekik leher buaya, namun buaya terus memutar badannya hingga saksi terpental sejauh satu meter,” jelas Baharuddin.

Setelah upaya penyelamatan gagal, La Inggu segera kembali ke desa untuk meminta pertolongan warga.

Sekitar pukul 18.20 WITA, warga melaporkan kejadian itu ke Polsek Bone.

Kapolsek Bone, IPDA Suhardi, bersama personel dan sekitar 100 warga Desa Poaroha kemudian menuju lokasi.

Sekitar pukul 19.00 WITA, buaya berhasil ditemukan sekitar 50 meter dari jembatan, masih dengan jasad korban di dalam mulutnya.

Warga menggunakan jaring babi hutan untuk menangkap predator tersebut.

“Sekitar pukul 21.30 WITA, korban berhasil dievakuasi dan dibawa ke rumah duka dalam kondisi meninggal dunia. Luka parah ditemukan di bagian ketiak, lengan kanan patah, serta robekan di bagian pinggang,” kata Baharuddin.

Pihak kepolisian juga telah berkoordinasi dengan Polsek Mawasangka dan mengimbau warga untuk sementara tidak beraktivitas di sekitar Kali Kaleleha.

“Kami minta masyarakat untuk lebih waspada dan tidak melakukan aktivitas di lokasi kejadian demi keselamatan bersama,” tutup IPDA Baharuddin.(red)

Artikel ini telah dibaca 128 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

AP2 Sultra Mengambil Langkah Tegas Terhadap Dugaan Pungli di SMAN 4 Kendari

29 Agustus 2025 - 18:30 WITA

Rp1,3 Miliar Lenyap, Bendung Raurau Roboh: Kejari Bombana Diminta Periksa Kontraktor!

29 Agustus 2025 - 17:56 WITA

Polres Bombana Berantas Tambang Emas Ilegal, 12 Mesin Alcon Diamankan

27 Agustus 2025 - 23:35 WITA

RS Hermina Kendari Diadukan ke Polda Sultra Soal Dugaan Pemalsuan dan Penipuan

27 Agustus 2025 - 21:20 WITA

Kasus Dugaan Korupsi Perumda Kolaka Bergulir, Kejati Sultra Selidiki Laporan Masyarakat

26 Agustus 2025 - 23:46 WITA

Mantan Sekda Kolut Terjerat Kasus Korupsi Dana Masjid, Kerugian Negara Rp1,05 Miliar

26 Agustus 2025 - 23:37 WITA

Trending di Hukrim