Menu

Mode Gelap
Bupati Bombana Burhanuddin Lantik Sunandar A Rahim sebagai Pj Sekda Tujuh Kapolres di Sulawesi Tenggara Berganti Parah! Masyarakat Ungkap Dugaan Pungli ASDP Lagasa hingga Jutaan Rupiah Parah! Aktivitas Tambang PT Timah Diduga Cemari Laut di Kabaena Menebak Arah Kasus Supriyani

Daerah · 28 Okt 2023 12:59 WITA ·

Tingginya Inflasi di Sultra, Mendagri Diminta Segera Evaluasi Pj Gubernur


 Ketua jangkar sultra, Juriadin. Foto: Istimewa Perbesar

Ketua jangkar sultra, Juriadin. Foto: Istimewa

PENAFAKTUAL.COM, KENDARI – Jaringan Demokrasi Rakyat (Jangkar) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyoroti terkait inflansi yang terjadi saat ini. Naiknya harga bahan-bahan pokok menjadi bukti terjadinya inflasi dan ditambah dengan langkah dan mahalnya Tabung LPG 3 Kilogram yang sampai menembus Rp70.000.

Dari hasil rapat kordinasi pengendalian inflasi oleh Direktorat Jendral (Dirjen) Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia (RI) yang digelar pada Senin 23 Oktober 2023 lalu, Provinsi Sultra tercatat sebagai peringkat kedua posisi inflasi tertinggi di Indonesia.

Menanggapi hal itu, Ketua Jangkar Sultra, Juraidin mengatakan akibat inflasi yang terjadi masyarakat sultra dalam kondisi terhimpit.

“Harga-harga bahan pokok melambung naik membuat masyarakat menjerit,” tegasnya.

Jangkar Sultra Memberikan catatan buruk terhadapp kinerja Pj Guberernur Sultra pasalnya inflasi menjadi salah satu dari 8 (Delapan) program strategis dari Pj Gubernur Sultra pada saat dilantik.

“Pj Guberur Sultra sejauh ini belum mampu memberikan solusi atas permasalahan yang mengakibatkan masyarakat sultra menjerit,” ungkapnya.

Ia juga menuturkan bahwa atas permasalahan tersebut Kemendagri harus mengambil langkah strategis dan jika perlu mengevalusi kinerja Pj Gubernur Sultra.

“Mendagri sementara berada di Sultra, dan Mendagri mesti melihat yang terjadi Sultra, ketidakmampuan Pj Gubernur dalam melakukan konsolidasi terhadap Kepala Daerah di Kota dan Kabupaten untuk menekan inflasi,” beber Juraidin, Jumat, 7 Oktober 2023.

Selain itu pihaknya juga menilai Pj Gubernur tidak siap dalam menghadapi musim kemarau dan fenomena El Nino.

“Kami tidak butuh pencitraan, kami butuh kerja nyata, bagaimana seorang Pj Gubernur Sultra mampu mengatasi semua persoalan di Sultra atas amanah yang telah ia emban,” tuturnya.

Ia juga meminta DPRD Sultra untuk menggelar rapat dan mengeluarkan rekomendasi agar Kemendagri mengevaluasi Pj Gubernur Sultra.

“Wakil Rakyat mesti peka terhadap kondisi hari ini, melihat masyarakat menghadapi kelangkaan tabung gas LPG 3 Kilogram dan naiknya harga sembako, melalui fungsi pengawasannya DPRD Sultra mesti melakukan rapat dan mengeluarkan rekomendasi untuk Mendagri agar segera mengevaluasi Pj Gubernur Sultra,” tutupnya.**)

Artikel ini telah dibaca 97 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Operasi Ketupat Anoa-2025, Polres Buton Tengah Berikan Rasa Aman di Hari Raya

29 Maret 2025 - 23:41 WITA

Kemenag Tetapkan Lebaran 2025 pada 31 Maret

29 Maret 2025 - 23:34 WITA

Pastikan Mudik Aman, Kapolres Konut dan Wakil Bupati Cek Pos Pelayanan

29 Maret 2025 - 19:36 WITA

Pembersihan Pohon Tumbang di Konawe Utara, Kapolres Turun Tangan

29 Maret 2025 - 17:57 WITA

Sebanyak 2.217 Narapidana di Sultra Diusulkan Terima Remisi Idul Fitri

27 Maret 2025 - 16:40 WITA

Jelang Lebaran, SMPN 1 Loghia Salurkan Ratusan Paket Sembako

27 Maret 2025 - 13:39 WITA

Trending di Daerah