KONAWE SELATAN – Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Alpha Satreskrim Polres Konawe Selatan berhasil mengamankan seorang pria berinisial A (40) yang diduga terlibat dalam kasus pencurian sepeda motor dan tabung gas elpiji 3 kilogram milik warga di Kecamatan Laeya, Kabupaten Konawe Selatan.
Terduga pelaku diamankan di Kelurahan Baruga, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, pada Selasa, 28 Juli 2026 sekitar pukul 15.40 Wita, setelah polisi menerima informasi dari masyarakat mengenai keberadaannya.
Kasi Humas Polres Konawe Selatan, Iptu Komang Budayana, membenarkan penangkapan tersebut. Ia mengatakan, pengungkapan kasus berawal dari laporan korban yang kehilangan sepeda motor dan tabung gas elpiji di rumahnya di Desa Rambu-Rambu, Kecamatan Laeya.
“Setelah menerima laporan dan melakukan serangkaian penyelidikan, tim memperoleh informasi mengenai keberadaan terduga pelaku. Tim kemudian bergerak ke Kota Kendari dan berhasil mengamankan yang bersangkutan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut,” ujar Iptu Komang Budayana, Kamis, 30 Juli 2026.
Peristiwa pencurian itu terjadi pada Kamis, 18 Juni 2026, sekitar pukul 04.00 Wita. Saat kejadian, korban berinisial AJ sedang menonton pertandingan Piala Dunia di rumah kerabatnya di Desa Aepodu.
Tak lama kemudian, istri korban, A, menghubunginya dan memberitahukan bahwa sepeda motor Yamaha Mio M3 warna hitam yang diparkir di dalam rumah telah hilang. Ketika keduanya pulang, mereka mendapati sepeda motor beserta satu tabung gas elpiji 3 kilogram sudah tidak berada di lokasi.
Berdasarkan hasil penyelidikan, polisi mengamankan A karena telah mengantongi bukti permulaan yang cukup yang mengarah pada dugaan keterlibatannya dalam tindak pidana pencurian. Selanjutnya, terduga pelaku dibawa ke Mapolres Konawe Selatan guna menjalani pemeriksaan dan penyidikan lebih lanjut.
Dari hasil pendalaman sementara, penyidik menduga A tidak hanya beraksi di satu lokasi. Polisi memperkirakan terduga pelaku terlibat dalam aksi pencurian di sekitar 10 tempat kejadian perkara (TKP) yang tersebar di wilayah Kabupaten Konawe Selatan dan Kota Kendari.
“Kami masih terus melakukan pengembangan untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan pelaku pada kasus pencurian lainnya serta menelusuri barang bukti yang belum ditemukan,” kata Iptu Komang Budayana.
Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi tindak kriminalitas di lingkungan masing-masing. (lin)
















