Menu

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

Daerah · 8 Jul 2023 23:29 WITA ·

Rutan Raha Ajukan Bantuan Sumur Bor ke Pemda


 LM Masrul, Kepala Rutan kelas II B Raha. Foto: Tim PENAFAKTUAL.COM Perbesar

LM Masrul, Kepala Rutan kelas II B Raha. Foto: Tim PENAFAKTUAL.COM

PENAFAKTUAL.COM, MUNA – Peran daerah untuk membantu sejumlah fasilitas di Rumah Tahanan (Rutan) kelas II B Raha dinilai sangat penting untuk kebutuhan warga binaan yang kini telah mencapai sekira 300 lebih yang menjalani hukuman di hotel prodeo tersebut. Bantuan tersebut berupa penambahan sumur bor di beberapa titik di Rutan tersebut.

Kepala Rutan kelas II B Raha, LM Masrul mengatakan pemerintah daerah punya masyarakat di Rutan. Pihaknya lanjut Masrul telah melayangkan surat ke Pemkab Muna Barat (Mubar) dan Buton Utara (Butur) untuk mendapatkan bantuan tersebut

“Saya bersurat ke Pemkab Muna Barat, minta dua titik sumur bor agar dibantu, di Buton Utara juga, karena mereka juga punya masyarakat di sini,” ungkap Masrul.

Kebutuhan air lanjut Masrul meningkat, seiring dengan penambahan warga binaan di Rutan Raha yang sebelumnya hanya 210 orang, kini menjadi 300 lebih.

“Penambahan warga binaan meningkat, lagi pula kan warga mereka ada juga disini jadi tanggung jawab daerah juga ada. Misalnya pengurusan KTP kan mereka juga mengurusnya ke sini,” lanjutnya.

Perlu diketahui, Rutan Kelas II B Raha, menampung warga binaan yang berasal dari tiga kabupaten masing-masing Kabupaten Muna, Muna Barat dan Buton Utara.

“Kebutuhan air bersih kita memang masih kurang, untuk masak dan mandi para warga binaan. Di Buton Utara saya juga bersurat kami berharap bantuan 3, 4 atau lima sumur bor, yang ada sekarang hanya 4 titik, sehingga dengan bantuan nanti bisa sampai 8 titik, sehingga kebutuhan air bersih tercukupi,” harapnya.

“Karena yang ada sekarang itu, kurang debet airnya, jadi jalan dua sampai tiga jam itu sudah berkurang, paling tiga kamar saja yang terisi,” tutupnya.(**)

Artikel ini telah dibaca 61 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Tabrakan Dua Motor di Kolaka Utara, Satu Pengendara Meninggal Dunia di RS 

11 Maret 2026 - 10:24 WITA

PT TIS Tidak Hadir RDP, Aktivis Desak Hentikan Pembangunan Jetty!

10 Maret 2026 - 22:42 WITA

Ramadhan Berbagi Berkah, BPR Bahteramas Bombana Salurkan Bantuan Sembako

10 Maret 2026 - 22:04 WITA

Persiapan Operasi Ketupat Anoa 2026, Polisi Temukan Jalan Retak dan Rawan Longsor di Kolaka

10 Maret 2026 - 21:54 WITA

Mudik Lebaran 2026, DPRD Bombana Desak Pemda Buka Rute Pelayaran Kasipute-Dongkala

10 Maret 2026 - 19:17 WITA

Pergi Melaut Sejak Minggu, Nelayan Lansia di Muna Dilaporkan Hilang

10 Maret 2026 - 15:14 WITA

Trending di Daerah