Menu

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

Daerah · 27 Feb 2025 09:58 WITA ·

Ribuan Peserta Meriahkan Kirab Menyambut Ramadhan 2025 di Kendari


 Kirab Ramadhan dan Tabligh Akbar Menyambut bulan suci Ramadhan 1446 H / 2025 M. Foto: Istimewa  Perbesar

Kirab Ramadhan dan Tabligh Akbar Menyambut bulan suci Ramadhan 1446 H / 2025 M. Foto: Istimewa

PENAFAKTUAL.COM, KENDARI – Sekda Provinsi Sultra, H Asrun Lio melepas secara resmi barisan Kirab Ramadhan dan Tabligh Akbar Menyambut bulan suci Ramadhan 1446 H / 2025 M di Pelataran Masjid Al Kautsar dan diterima langsung Kakanwil Kemenag Provinsi Sultra, H Muhamad Saleh di Halaman Kanwil Kemenag Provinsi Sultra, Rabu, 26 Februari 2025.

Kirab melibatkan ribuan peserta dari unsur ASN Kanwil Kemenag Sultra, Kemenag Kota Kendari, Majelis Taklim, KUA, Madrasah hingga pondok pesantren se Kota Kendari. Turut hadir Kepala LPP RRI Kendari, Kasatgaswil Densus 88 AT Polda Sultra, Ketua Umum MUI Sultra, Ketua FKUB Sultra, Ketua Tanfidziyah PWNU Sultra, Unsur Pimpinan PW Muhammadiyah Sultra, Pimpinan Baznas Sultra, Ketua FKPT Sultra, Ketua BKMT Sultra.

Kirab Ramadhan diawali dengan Tabligh Akbar oleh H. Sukring Syamsuddin sebagai pembawa Orasi Keagamaan dan Tabligh Akbar, dihadiri pula para Pejabat Administrator dan Ketua DWP Kanwil Kemenag Sultra, Plh. Kepala Kankemenag Kota Kendari, Ketua Pengajian Al Hidayah Kota Kendari bersama tamu undangan lainnya.

Dalam Orasi keagamaan dan Tabligh Akbar, H. Sukring menyampaikan jika Kirab Ramadhan merupakan momentum penting untuk mempersiapkan diri menyambut bulan penuh berkah. Untuk itu, dirinya mengajak segenap yang hadir agar memanfaatkan momentum Ramadhan dengan meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, memperkuat ukhuwah Islamiyah dan memperbanyak amal shaleh.

“Bulan Ramadhan adalah bulan yang istimewa dan spesial. Oleh karena itu, hendaknya kita menyambut bulan yang mulia ini dengan penuh kegembiraan. Ada banyak keberkahan yang Allah berikan di bulan Ramadhan. Maka dari itu, marilah kita berdoa kepada Allah agar dipertemukan dengan bulan Ramadan,” ujarnya.

Dirinya bersama sejumlah pimpinan Ormas yang hadir juga mengapresiasi Kirab Ramadhan yang digelar oleh Kanwil Kemenag Prov. Sultra tersebut.

Sementara itu, Kakanwil yang menyambut barisan kirab mengatakan, Kirab Ramadhan diadakan sebagai bagian dari tradisi menyambut atau memeriahkan bulan suci Ramadhan, sebagai bentuk sukacita dan rasa syukur atas datangnya bulan penuh berkah.

Saleh menambahkan, Kirab Ramadhan bertujuan untuk meningkatkan Kesadaran keagamaan dengan mengajak masyarakat untuk lebih mendalami nilai-nilai Islam selama bulan Ramadhan.

“Kirab Ramadhan juga sebagai wadah mempererat silaturahmi dan membangun kebersamaan, serta melestarikan Budaya Islam dengan menjaga tradisi keagamaan yang diwariskan turun-temurun,” tutur Saleh.

“Dikesempatan tersebut, Muhamad Saleh juga mengajak seluruh yang hadir untuk meningkatkan semangat ibadah. Lebih giat dalam beribadah, seperti puasa, sholat, dan sedekah”, pungkanya.(red)

Artikel ini telah dibaca 56 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Knalpot Brong Berujung Penikaman di Buton Selatan

28 Agustus 2025 - 20:54 WITA

Warga Desa Maabholu Muna Digegerkan Penemuan Ular Piton 8 Meter

28 Agustus 2025 - 19:53 WITA

Mendagri Tito Karnavian Dukung Penuh Program Prioritas Kadin Sultra

28 Agustus 2025 - 18:23 WITA

Aksi Nyata PT TBS dan Almhariq: Jalan Poros Kabaena Selatan Mulai Dibangun

28 Agustus 2025 - 17:22 WITA

Tito Karnavian Soroti Jam Tangan Rolex Bupati Bombana: Harusnya Pejabat Publik Bersikap Sederhana!

27 Agustus 2025 - 20:05 WITA

Gunakan Jam Tangan Rolex Senilai Hampir Rp 1 Miliar, Gaya Hidup Mewah Bupati Bombana Disorot!

27 Agustus 2025 - 19:47 WITA

Trending di Daerah