Menu

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

News · 13 Jul 2026 18:08 WITA ·

PT Dharma Indah Klarifikasi Keributan di Express Bahari 6E, Akui Ada Penumpang Tanpa Tiket Resmi


 Kepala PT Pelayanan Dharma Indah Cabang Kendari, Ansi. Foto: Istimewa Perbesar

Kepala PT Pelayanan Dharma Indah Cabang Kendari, Ansi. Foto: Istimewa

KENDARI – PT Pelayaran Dharma Indah Cabang Kendari memberikan klarifikasi terkait keributan antara penumpang dan petugas di atas KM Express Bahari 6E yang videonya viral di media sosial.

Insiden tersebut terjadi pada Sabtu 11 Juli 2026 saat kapal melayani rute Kendari–Raha–Baubau.

Kepala PT Pelayaran Dharma Indah Cabang Kendari, Ansi, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kejadian tersebut. Menurutnya, hasil evaluasi internal menunjukkan insiden dipicu oleh adanya penumpang yang tidak memiliki tiket resmi serta lemahnya pengawasan petugas terhadap penempatan penumpang di dalam kapal.

“Adanya ketidak tetidakteraturan penumpang duduk di kursi tidak memiliki tiket resmi serta pengawas ABK yang tidak ketat,” kata Ansi, Senin 13 Juli 2026.

Sebagai tindak lanjut, perusahaan telah melakukan evaluasi terhadap sistem pelayanan dan manajemen penumpang guna meningkatkan kenyamanan dan keselamatan selama pelayaran.

“Yang pertama itu, kelayakan kapal. Dipastikan semua ruangan dingin sudah ber-AC, keberhasilan, dan jumlah penumpang tidak melebihi kapasitas kapal,” kata Ansi.

Ansi juga mengimbau masyarakat agar membeli tiket melalui jalur resmi untuk menghindari persoalan serupa.

“Untuk kepada masyarakat membeli tiket di loket resmi Pelabuhan Nusantara Kendari atau melalui situs resmi perusahaan. Jangan membeli tiket melalui calo,” tegasnya.

Pihak PT Pelayaran Dharma Indah berharap evaluasi yang dilakukan dapat mencegah terulangnya insiden serupa serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada seluruh pengguna jasa pelayaran.(lin)

Artikel ini telah dibaca 32 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Bongkar Muat Tongkang di Pelabuhan Nusantara Kendari Jadi Sorotan, FPM Sultra Desak Buka Dokumen Perizinan

10 Agustus 2026 - 15:32 WITA

Bank Sultra Juara Umum Finspora 2026, Sabet 5 Emas dan Bawa Pulang Piala Bergilir

10 Agustus 2026 - 12:53 WITA

RKAB Belum Disetujui, PT WIN Hentikan Sementara Operasional dan Siapkan PHK

10 Agustus 2026 - 12:44 WITA

LKBHMI Kendari Kembali Eksis, Alfansyah Pimpin Periode 2026–2027

8 Agustus 2026 - 19:31 WITA

Beredar Isu Pungli dalam Penanganan Kasus Sekda Konsel, Kapolresta Kendari: Itu Hoaks

6 Agustus 2026 - 17:22 WITA

GEMPUR SULTRA Ultimatum, Siap Duduki Lahan Puuwatu Usai Geruduk Kantor Fajar S. Tanawali dan PT Tadisangka Kendari 

6 Agustus 2026 - 16:26 WITA

Trending di News