Menu ✖

Mode Gelap
BREAKING NEWS: Kajari Konawe Diamankan Kejati Sultra, Diduga Selewengkan Wewenang Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia

Daerah · 25 Des 2025 18:51 WITA ·

Pria Parubaya Hilang Usai Perahu Alami Mati Mesin Saat Mancing di Perairan Tobaku Kolaka Utara


 Tim SAR melakukan operasi pencarian terhadap pria parubaya yang hilang. Foto: Istimewa. Perbesar

Tim SAR melakukan operasi pencarian terhadap pria parubaya yang hilang. Foto: Istimewa.

KOLAKA UTARA– Pria parubaya bernama Makmur (51) dilaporkan hilang saat pergi memancing di perairan Tobaku, Kabupaten Kolaka Utara (Kolut), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Kamis, 25 Desember 2025.

Diketahui Makmur merupakan warga asal Desa Kaluku-luku, Kecamatan Kodeoha, Kabupaten Kolut.

Kepala Kantor Pertolongan dan Pencarian (KPP) Kota Kendari, Amiruddin mengatakan informasi tentang hilangnya korban dilaporkan oleh anak korban sendiri bernama Ulfa.

“Anak korban yang melaporkan telah terjadi kecelakaan kapal, 1 buah longboat yang mengalami mati mesin dan lost contact POB (person on board) 1 orang nelayan di sekitar perairan Tobaku, (Kolaka Utara),” ujar Amiruddin dalam keterangan tertulisnya yang diterima penafaktual.com.

Menurut Amiruddin, sebelum dilaporkan hilang, Makmur pergi memancing seorang diri di perairan Tobaku tersebut pada Rabu, 24 Desember 2025 sekitar pukul 16.30 Wita.

Esok harinya, Kamis, 25 Desember 2025 sekitar pukul 07.00 Wita, Makmur mengabari keluarga jika perahu yang ditumpanginya mengalami kerusakan.

“Korban menghubungi keluarganya via telepon yang menginformasikan bahwa mesin perahu milik korban mengalami masalah dan hanyut,” kata Amiruddin.

Keluarga korban lantas melakukan pencarian di perairan Tobaku, namun hasilnya nihil.

“Pukul 15.10 Wita, Tim Rescue Pos SAR Kolaka diberangkatkan menuju LKP (tempat terakhir korban diketahui) dengan menggunakan RIB (Rigid Infatble boat) untuk memberikan bantuan SAR,” pungkas Amiruddin.(lin)

Artikel ini telah dibaca 75 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Polemik Utang Ketua Kadin Kendari Memanas, Cek Rp 30 Juta untuk Siti Hajar Gagal Cair

8 Oktober 2026 - 19:17 WITA

KSOP Kendari Desak Pelindo Segera Bersihkan Debu di Pelabuhan Nusantara

7 Oktober 2026 - 20:43 WITA

Kadin Kendari Tegaskan Kasus Dugaan Penipuan Ketua Bukan Urusan Lembaga, Melainkan Personal

7 Oktober 2026 - 19:52 WITA

Kebakaran Rumah dan Kios di Muna, Kerugian Ditaksir Capai Rp400 Juta

7 Oktober 2026 - 15:34 WITA

Ganggu Kenyamanan! Penumpang Protes Debu Tebal di Pelabuhan Nusantara Kendari

7 Oktober 2026 - 15:09 WITA

Balai Tahura Nipa-Nipa Ingatkan Warga, Kerusakan Hutan Bisa Ganggu Sumber Air

7 Oktober 2026 - 14:50 WITA

Trending di News