KENDARI – Polresta Kendari memberikan tanggapan terkait sejumlah video yang diposting akun Facebook Febriansyah RA di grup Sultra Info beberapa waktu lalu.
Kasat Narkoba Polresta Kendari, AKP Andi Musakkir, mengatakan bahwa wilayah Kampung Salo dan Gunung Jati merupakan zona merah narkoba.
“Kalau yang video viral itu, waktu saya tugas di Polda, sudah saya sampaikan sejak awal, itu harus tim, waktu di tahun 2024 saya pernah turun menangkan dengan BB 20 Gram, mobil saya dilempari batu, bahkan mobilku hampir dibakar,” kata AKP Andi Musakkir saat dihubungi via telepon WhatsApp, Senin 6 April 2026.
AKP Andi Musakkir menambahkan bahwa penindakan di wilayah tersebut harus dilakukan dengan tim gabungan antara Polresta Kendari, Polda, dan BNNP.
“Harus tim gabungan dengan Polda dan BNNP,” tambahnya.Ia juga mengungkapkan bahwa anggotanya pernah menjadi korban penikaman saat melakukan penangkapan di wilayah tersebut pada tahun 2023.
“Anggota saya pernah ditikam pada saat tahun 2023, saat saya masih tugas di Polda, mobil pernah dibalik, disanakan menurut informasi mereka gunakan senpi,” katanya.
Pihaknya telah berkoordinasi dengan Polda dan menunggu tindak lanjut dari pimpinan. “Sudah koordinasi dengan Polda, tinggal pimpinan menindaklanjuti,” pungkas AKP Andi Musakkir.(red)















