KONAWE UTARA – Polres Konawe Utara menyiapkan berbagai langkah pengamanan dalam rangka pelaksanaan Operasi Ketupat Anoa 2026 guna memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat selama bulan Ramadan hingga perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah.
Melalui Bagian Operasi Polres Konawe Utara, sejumlah objek vital yang menjadi prioritas pengamanan telah dipetakan, meliputi tempat ibadah, lokasi pelaksanaan salat Idul Fitri, pasar dan pusat perbelanjaan, hingga tempat wisata yang diperkirakan akan mengalami peningkatan aktivitas masyarakat.
Beberapa lokasi yang menjadi titik pengamanan salat Idul Fitri antara lain Masjid Agung As Salam Wanggudu, Lapangan Sepak Bola Andowia, Lapangan Molawe, Lapangan Desa Basule, Lapangan Lembon, Lapangan Sawa, Lapangan Wawoluri, Lapangan Aséra, Lapangan Linomoiyo, Lapangan Lamonae, Lapangan Langgikima, hingga Masjid Lembo Bajo.
Selain itu, aparat kepolisian juga melakukan pengamanan di sejumlah pasar tradisional dan pusat perbelanjaan di wilayah hukum Polres Konawe Utara, seperti Pasar Tradisional Lambudoni, Laronanga, Lahimbua, Landawe, Todoloiyo, Tinobu, Molawe, Sawa, Lembo, Lamonae, Langgikima hingga Morombo.
Tidak hanya itu, tempat wisata yang diprediksi ramai dikunjungi masyarakat saat libur Lebaran juga menjadi perhatian khusus, di antaranya Air Panas Wawolesea, Pantai Taipa, Pantai Pudonggala, Pantai Batam, Pulau Labengki, serta Pantai Wale.
Dalam operasi ini, kepolisian juga menyoroti sejumlah potensi kerawanan yang mungkin terjadi selama Ramadan hingga Idul Fitri, seperti peningkatan kecelakaan lalu lintas, kenaikan harga kebutuhan pokok, lonjakan pengunjung di lokasi wisata, serta potensi meningkatnya angka kriminalitas.
Polres Konawe Utara berharap melalui sinergi seluruh pihak, pelaksanaan Operasi Ketupat Anoa 2026 dapat berjalan lancar sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dan merayakan Idul Fitri dengan aman, nyaman, dan kondusif.(red)
















