KENDARI – Sesosok mayat pria tanpa identitas ditemukan mengapung di pesisir laut di belakang OT Cafe, Jalan Madusila, Kelurahan Wundumbatu, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Jumat, 21 Agustus 2026 sekitar pukul 06.30 Wita.
Jenazah tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang karyawan OT Cafe, Ahmad Anwari (49). Saat ditemukan, korban berada dalam posisi telungkup di bawah pohon bakau.
Kepala Pos Polisi (Kaposlek) Pelaksanaan Pengamanan Pelabuhan (KP3) Kendari, Iptu Tujianto Saudi, membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. Namun, hingga kini identitas korban belum diketahui.
“Sesosok mayat laki-laki ditemukan dalam keadaan mengapung dengan posisi telungkup,” ujar Tujianto saat dikonfirmasi melalui WhatsApp.
Ia menjelaskan, saat ditemukan kondisi jenazah sudah membengkak. Korban diketahui mengenakan celana pendek berwarna hijau dan baju kaos berwarna hijau.
Menurut Tujianto, penemuan mayat bermula ketika Ahmad keluar dari kamarnya dan hendak menuju kamar mandi. Saat melintas di sekitar tempat latihan karate, saksi kemudian melihat ke arah laut.
“Pada saat melewati tempat latihan karate, saksi melihat ke arah laut. Di bawah pohon bakau, saksi melihat sesosok mayat dalam posisi telungkup,” katanya.
Setelah mengetahui adanya mayat, Ahmad kemudian melaporkan temuannya kepada pemilik OT Cafe, H. Supriadi. Selanjutnya, pihak cafe menghubungi personel kepolisian.
Polisi yang menerima laporan kemudian mendatangi lokasi dan melakukan sejumlah tindakan, termasuk memasang garis polisi serta meminta keterangan dari saksi. Petugas juga berkoordinasi dengan Tim Inafis Polresta Kendari dan membuat permintaan visum et repertum.
Jenazah korban selanjutnya dievakuasi ke RS Bhayangkara Kendari untuk menjalani pemeriksaan medis dan visum.
Hingga saat ini, identitas maupun penyebab kematian korban belum diketahui. Kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas korban serta penyebab kematiannya. (lin)
















