Menu

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

Edukasi · 30 Jul 2026 21:26 WITA ·

Mahasiswa KKN UHO dan Basarnas Kendari Latih KSB Desa Tapulaga Hadapi Ancaman Bencana


 Pelatihan penguatan kapasitas, tanggap darurat dan evakuasi di Desa Tapulaga. Foto: Istimewa Perbesar

Pelatihan penguatan kapasitas, tanggap darurat dan evakuasi di Desa Tapulaga. Foto: Istimewa

KONAWE – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Halu Oleo (UHO) bersama Basarnas Kota Kendari menggelar Pelatihan Penguatan Kapasitas, Tanggap Darurat dan Evakuasi di Desa Tapulaga, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe, Rabu 29 Juli 2026.

Pelatihan ini ditujukan untuk memperkuat kapasitas Kelompok Siaga Bencana (KSB) Desa Tapulaga dalam menghadapi berbagai potensi bencana.

Desa Tapulaga yang berbatasan langsung dengan Pulau Bokori memiliki sejumlah ancaman bencana seperti longsor, abrasi, gelombang pasang, tsunami, dan banjir rob. Kejadian kecelakaan kapal nelayan juga kerap terjadi di pesisir desa tersebut.

Bekali Warga Kemampuan Dasar Evakuasi 

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN Tematik UHO sekaligus Kepala Pusat Studi Mitigasi dan Penanggulangan Bencana LPPM UHO, Amadhan Takwir, mengatakan masyarakat perlu dibekali kemampuan dasar saat bencana.

“Ketika bencana terjadi, masyarakat adalah pihak pertama yang berada di lokasi. Karena itu, setiap warga harus dibekali kemampuan tanggap darurat dan memahami tata cara evakuasi yang benar agar mampu melindungi diri dan membantu sesama sebelum bantuan dari luar tiba,” ujar Amadhan.

Ia menyebut program penguatan kesiapsiagaan masyarakat menjadi tema utama pengabdian mahasiswa KKN Tematik UHO di Desa Tapulaga.

Basarnas Ajarkan Teknik Evakuasi dan Prosedur Pelaporan

Basarnas Kendari menghadirkan Andi Muhammad Akbar dan Faqihuddin Zahroni sebagai pemateri sekaligus instruktur simulasi.

Akbar memaparkan teknik dasar evakuasi korban yang dapat diterapkan dalam situasi darurat. Materi meliputi teknik shirt drag, blanket drag, shoulder drag, hingga fire fighter drag sebagai metode pemindahan korban yang aman sesuai kondisi di lapangan.

Selain praktik, peserta juga dibekali pemahaman prosedur pelaporan kepada Basarnas apabila terjadi kondisi darurat yang membutuhkan operasi pencarian, pertolongan, dan penyelamatan.

“Tidak semua kondisi darurat harus menunggu petugas datang. Masyarakat perlu mengetahui teknik evakuasi yang benar dan memahami bagaimana melaporkan kejadian kepada Basarnas agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat,” ujar Akbar.

Apresiasi Pemerintah Desa

Kepala Desa Tapulaga, Marhaban, menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa KKN dan Basarnas Kendari. Ia menyebut ini merupakan pengalaman pertama warga Tapulaga mendapatkan pelatihan langsung dari tenaga profesional di bidang pencarian dan penyelamatan.

“Ini merupakan pengalaman pertama bagi masyarakat Tapulaga mendapatkan pelatihan secara langsung dari para profesional di bidang pencarian dan penyelamatan,” ujar Marhaban.

Dengan pelibatan langsung masyarakat, pelatihan ini diharapkan dapat memperkuat kesiapsiagaan warga Tapulaga menghadapi bencana. Kolaborasi UHO, Basarnas, dan KSB Tapulaga menjadi langkah nyata menuju terbentuknya desa tangguh bencana yang mampu mandiri dalam penanggulangan bencana.(red)

Artikel ini telah dibaca 49 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Komplotan Pembobol Tower Telkomsel di Buton Tengah Dibekuk, Satu Pelaku Masih Buron

27 Juni 2026 - 14:01 WITA

LBH HAMI Sultra Edukasi Warga Besulutu Soal Hukum Pertanahan

23 Mei 2026 - 21:49 WITA

Tak Tunggu Lama, PLT Kadisdikbud Bombana Langsung Bikin Guru Se-Sultra Angkat Topi

23 Mei 2026 - 18:40 WITA

Harkitnas di SMAN 12 Kendari: Kobarkan Semangat Kebangkitan, Apresiasi Siswa Berprestasi

20 Mei 2026 - 10:55 WITA

SPMB Mulai 29 Juni: Disdikbud Bombana Siapkan Aplikasi dan Posko Aduan

12 Mei 2026 - 16:34 WITA

Catat! Pendaftaran di SMKN 4 Buton Utara 22-27 Juni 2026, Ini Syarat dan Jurusannya

9 Mei 2026 - 16:35 WITA

Trending di Edukasi