Menu ✖

Mode Gelap
BREAKING NEWS: Kajari Konawe Diamankan Kejati Sultra, Diduga Selewengkan Wewenang Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia

News · 24 Agu 2026 20:32 WITA ·

Keselamatan Pelayaran Jadi Prioritas, KUPP Molawe Ingatkan Pentingnya Kepatuhan Regulasi


 KIPP Kelas I Molawe mengingatkan pentingnya kepatuhan terhadap regulasi guna menjamin keselamatan pelayaran. Foto: Istimewa Perbesar

KIPP Kelas I Molawe mengingatkan pentingnya kepatuhan terhadap regulasi guna menjamin keselamatan pelayaran. Foto: Istimewa

KENDARI – Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas I Molawe mengingatkan seluruh pemangku kepentingan di sektor pelayaran untuk meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi guna menjamin keselamatan pelayaran.

Kepala KUPP Kelas I Molawe, Capt. Marsri Tulak R., S.Si.T., M.Mar., M.Si., menegaskan bahwa keselamatan pelayaran harus dibangun melalui budaya keselamatan yang melibatkan seluruh pihak.

Menurut Marsri, keselamatan tidak hanya sebatas menjalankan aturan, tetapi juga memahami setiap kewajiban yang telah ditetapkan dalam regulasi.

“Keselamatan pelayaran bukan hanya tentang mematuhi aturan, tetapi memahami setiap kewajiban,” kata Marsri.

Ia menjelaskan, pemilik atau operator kapal wajib memberikan keleluasaan kepada nakhoda dalam menjalankan tugas dan kewajibannya selama pelayaran. Hal itu diperlukan agar nakhoda dapat mengambil keputusan secara tepat demi menjamin keselamatan kapal, awak, dan penumpang.

Ketentuan tersebut tercantum dalam Pasal 138 ayat (4) Undang-Undang Nomor 66 Tahun 2024 tentang Perubahan Ketiga atas Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran.

Marsri menekankan, keselamatan pelayaran membutuhkan sinergi antara nakhoda, awak kapal, pemilik atau operator kapal, pengelola fasilitas pelabuhan, hingga penumpang.

“Pemilik atau operator kapal wajib memberikan keleluasaan kepada nakhoda melaksanakan kewajibannya,” ujarnya.

Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama membangun budaya keselamatan melalui kepatuhan dan pemahaman terhadap regulasi yang berlaku.

“Tanggung jawab keselamatan harus menjadi komitmen bersama. Zero Compromise for Safety,” tegas Marsri. (red)

Artikel ini telah dibaca 48 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Pertahankan Juara 6 Tahun Beruntun, PT Swarna Dwipa Property Kembali Raih Penghargaan Bank BTN

4 November 2026 - 19:32 WITA

KUPP Molawe Perkuat Sinergi dengan Dua BUP, Bahas Tarif Jasa Kapal

4 November 2026 - 07:39 WITA

Bank Sultra Salurkan CSR Rp635 Juta untuk Empat Kabupaten di Sulawesi Tenggara

3 November 2026 - 16:23 WITA

Bank Sultra Salurkan CSR Rp35 Juta untuk Buku Bacaan Perpustakaan Muna

3 November 2026 - 16:09 WITA

Hujan Pertama Setelah Kemarau Panjang, Dua Mobil Pikap Adu Banteng di Kendari

3 November 2026 - 15:09 WITA

Dikira Orang Tak Dikenal, Sosok yang Bikin Perempuan di Kendari Ketakutan Ternyata Kuskus

3 November 2026 - 14:03 WITA

Trending di News