Menu

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

Daerah · 5 Jan 2024 15:12 WITA ·

Jumat Curhat Polda Sultra, Nelayan Laporkan Pencurian dan Ancaman Bom Ikan


 Direktorat Polairud Polda Sultra menggelar Jumat Curhat bersama masyarakat nelayan dari kelurahan Abeli Kota Kendari. Foto: Istimewa Perbesar

Direktorat Polairud Polda Sultra menggelar Jumat Curhat bersama masyarakat nelayan dari kelurahan Abeli Kota Kendari. Foto: Istimewa

PENAFAKTUAL.COM, KENDARI – Direktorat Polairud Polda Sultra menggelar Jumat Curhat perdana Jumat, 05 Januari 2024 bersama masyarakat nelayan dari kelurahan Abeli. Acara yang dipimpin oleh Wadir Pam Obvit Polda Sultra, AKBP Darmono, serta dihadiri oleh Wadansat Brimob AKBP Indra Yanitra Irawan SIK MSi dan jajaran perwakilan pejabat utama Polda Sultra ini bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat nelayan untuk menyampaikan permasalahan yang mereka alami.

Dalam kesempatan tersebut, salah seorang nelayan Islahudin menyampaikan keluhannya terkait dengan seringnya mengalami pencurian di kapalnya saat bersandar di Pelabuhan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kendari.

“Sudah berapa kali peralatan dan perlengkapan di kapal saya dicuri orang,” ungkap Islahuddin dengan nada kecewa.

Yusran, seorang anggota kelompok nelayan dan pengusaha ikan, juga turut melaporkan bahwa anak buahnya yang melaut dan menggunakan jaring sering mendapat ancaman dari para pelaku bom ikan.

“Bayangkan pak, kami ada 30 orang di kapal, kalau kami dilemparkan bom bagaimana jadinya,” tambahnya.

Menanggapi keluhan-keluhan tersebut, Kasubdit Gakkum Dit Polairud AKBP Ali Rais SH, SIK memberikan respons positif. Ia meminta kepada para nelayan untuk segera melaporkan pelaku pencurian dan pengancaman bom ikan agar pihak kepolisian dapat segera mengambil tindakan.

“Akan kami segera tindak lanjuti keluhan nelayan sekalian. Kami dari polair sangat terbantu untuk segera mengambil tindakan tegas terhadap laporan masyarakat,” ungkap Ali Rais, yang sebelumnya menjabat sebagai Korspri Polda Sultra.

Diharapkan, Jumat Curhat ini menjadi sarana efektif dalam menyelesaikan permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat nelayan, serta memperkuat kerjasama antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga keamanan di perairan Sulawesi Tenggara.**)

Artikel ini telah dibaca 71 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Rumah P3K di Kolaka Timur Hangus Terbakar, Kerugian Capai Ratusan Juta

1 Januari 2026 - 19:46 WITA

KPP Kendari Tangani 63 Operasi SAR Selama 2025, 25 Korban Meninggal dan 11 Hilang

1 Januari 2026 - 13:59 WITA

Selama 2025, BPTD Sultra Konsisten Tingkatkan Pengawasan dan Keselamatan Transportasi Darat

31 Desember 2025 - 20:24 WITA

Polres Kolaka Gelar Doa Bersama Lintas Agama untuk Korban Bencana Sumatera

31 Desember 2025 - 20:14 WITA

Polres Konawe Utara Gelar Istighosah dan Doa Bersama Sambut Tahun Baru 2026

31 Desember 2025 - 19:35 WITA

Konasara Festival 2025: Polres Konut Siap Amankan Perayaan HUT ke-19 Konawe Utara

31 Desember 2025 - 19:24 WITA

Trending di Daerah