Menu

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

Daerah · 18 Apr 2025 22:33 WITA ·

Jalan Lampareng 2 di Kendari Terkesan ‘Anak Tiri’, Warga Merasa Diabaikan


 Jalan Lampareng 2 di Kelurahan Anduonohu, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, kondisinya berlubang dan belum pernah tersentuh bantuan selama bertahun-tahun. Foto: Istimewa Perbesar

Jalan Lampareng 2 di Kelurahan Anduonohu, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, kondisinya berlubang dan belum pernah tersentuh bantuan selama bertahun-tahun. Foto: Istimewa

PENAFAKTUAL.COM – Akses Jalan Lampareng 2 di Kelurahan Anduonohu, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), memperihatinkan. Kondisinya berlubang dan belum pernah tersentuh bantuan selama bertahun-tahun.

Muhlis, warga setempat, mengatakan bahwa ia telah tinggal di kawasan tersebut sejak 2019 dan belum pernah melihat perbaikan jalan. Bahkan, kondisi jalan sekitar 800-1.000 meter itu terkesan menjadi “anak tiri”.

“Sampai sekarang belum pernah ada perbaikan,” ujarnya, Kamis, 17 April 2025 kemarin.

Setiap tahun, Muhlis mengusulkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) agar akses jalan tersebut diperhatikan, namun belum ada kepastian yang diberikan.

“Saya selalu usulkan RPJMD setiap tahun, tapi sampai sekarang belum ada juga tindakan,” sesalnya.

Jalan Lampareng 2 dihuni oleh sekitar 1.000 kepala keluarga. Pada tahun 2023, masyarakat setempat pernah bertandatangan dengan harapan akses jalan tersebut segera tersentuh bantuan, namun belum juga terealisasi.

Muhlis percaya bahwa Pemprov Sultra dan Pemkot Kendari dapat merealisasikan perbaikan jalan tersebut. Ia berharap agar ada titik terang sehingga masyarakat tidak kesulitan lagi saat melintas.

“Kita harap, pemerintah provinsi dan kota bisa melirik kami di sini. Kami masih percaya, mereka semua akan segera melakukan perbaikan di sini,” pungkasnya.(red)

Artikel ini telah dibaca 119 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Pria Asal Watopute Muna Meninggal Dunia Usai Kecelakaan Kerja di PT VDNI Konawe

3 Maret 2026 - 23:27 WITA

Warga Kolaka Dikejutkan dengan Paus Terdampar Tak Bernyawa di Perairan Desa Totobo

3 Maret 2026 - 13:13 WITA

Bank Sultra Genap 58 Tahun, Ajak Sinergi untuk Pembangunan Berkelanjutan di Sulawesi Tenggara

3 Maret 2026 - 10:55 WITA

Miskomunikasi, Upah Tukang Renovasi Madrasah di Bombana Akan Segera Dibayar

2 Maret 2026 - 21:38 WITA

Gojo Kendari dan SMA Negeri 4 Jalin Kerja Sama, Siswa Dapat Diskon 30 Persen

2 Maret 2026 - 16:08 WITA

Derita Tukang Renovasi Madrasah di Bombana: Upah Tak Dibayar, Kontraktor Diduga Kabur

2 Maret 2026 - 00:41 WITA

Trending di Daerah