Menu

Mode Gelap
Rudapaksa Anak Dibawa Umur, Bendahara PT TMS Ditangkap Polisi Bocah di Muna Ditemukan Tak Bernyawa di Pinggir Laut Waspada Penipuan Whatsapp, Ini Modus Terbaru 2024 Sidang Tipikor PT Antam, Hakim Minta JPU Hadirkan Eks Gubernur Sultra Sosok Jenderal yang Sederhana dan Rendah Hati itu Telah Berpulang

Daerah · 2 Apr 2023 21:00 WITA ·

Harga dan Ketersedian 12 Bahan Pokok di Sultra Stabil


 Kepala Badan Karantina Pertanian, Bambang saat melakukan pantauan stok dan stabilisasi harga 12 bahan pangan pokok di pasar tradisional  Pasar Mandonga. Foto: Istimewa
Perbesar

Kepala Badan Karantina Pertanian, Bambang saat melakukan pantauan stok dan stabilisasi harga 12 bahan pangan pokok di pasar tradisional Pasar Mandonga. Foto: Istimewa

PENAFAKTUAL.COM, KENDARI – Kepala Badan Karantina Pertanian (Kabarantan), Bambang menyebutkan  dibulan puasa dan jelang Hari Raya Lebaran ketersediaan dan harga 12 bahan pangan pokok di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) terpantau stabil.

Hal ini disampaikan Bambang saat melakukan pantauan  terhadap stok dan stabilisasi 12 bahan pangan pokok di pasar tradisional Mandonga, Jumat, 31 Maret 2023

Dari hasil pantauannya bersama dengan Kepala Pusat Kepatuhan, Kerjasama dan Informasi Perkarantinaan, KKIP, Junaidi, Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Provinsi Sultra, Ari Sismanto dan Kepala BIN Daerah Sultra, Raden Toto Oktaviani,  ketersediaan stok dan harga bahan pangan pokok pada hari ke- 10 Ramadan secara umum normal dan cenderung turun, khususnya cabe rawit, namun pada komoditas beras premium masih mengalami kenaikan tetapi tidak signifikan.

“Beberapa harga bahan pokok seperti daging ayam, minyak goreng, bawang merah, kedelai, telur cukup stabil sesuai dari harga nasional, “kata Bambang selaku penanggung jawab monitoring ketersedian bahan pokok di Provinsi Sulawesi Tenggara.

Masih menurutnya, sebagai upaya dalam menjaga stabilisasi ketersediaan dan lonjakan harga bahan  pokok di wilayah Sultra, kegiatan pasar murah perlu dilakukan.

Sehingga diharapkan masyarakat dapat mengakses bahan pangan pokok berkualitas dengan harga terjangkau, serta menjaga agar inflasi tetap terkendali.

Senada dengan Kabarantan, Kepala Ketapang Sultra mewakili pemerintah Sultra menghimbau masyarakat agar tidak perlu khawatir sehingga membeli secara berlebihan.

“Karena semua bahan pokok masih dalam kategori yang stabil, baik dari segi ketersediaan maupun stabilitas harga terjaga, masyarakat perlu bijak belanja jangan menampung stok pangan berlebihan” ujarnya

Sebagai informasi, secara nasional  data yang dihimpun dari Kementerian Pertanian  dapat dipastikan ketersediaan pangan jelang lebaran dalam kondisi aman. Produksi padi pada tahun ini mencapai 13,79 juta ton atau mengalami peningkatan sebesar 0,56 persen. Sedangkan potensi luas panen selama Januari hingga April ini seluas 4,51 juta hektare.

Jumlah ini seperti yang disampaikan oleh  Menteri Pertanian (Syahrul Yasin Limpo, red)  juga meningkat sebesar 2,13 persen apabila dibanding periode yang sama tahun 2022.

Kemudian selama tahun 2022 produksi beras juga naik 0,15 juta ton atau naik 0,29 persen dibandingkan tahun 2021, yaitu dari 31,36 juta ton menjadi 31,54 juta ton, dengan konsumsi sebesar 30,20 juta ton, maka terdapat surplus sebesar 1,3 juta ton.

Di tempat yang sama Kepala Karantina Kendari, Andi Faisal turut hadir mendampingi menyampaikan bahwa pihaknya  berkolaborasi dengan instansi terkait terus melakukan pengawalan dan monitoring ketersediaan pangan dan harga 12 bahan pokok  selama Ramadan hingga jelang hari raya nanti.

“Pemantauan dilakukan di 17 Kabupaten dan Kota di  seluruh Sultra  setiap minggunya guna menjaga agar stabilisasi harga bahan pangan pokok dan inflasi harga terkendali tetap terkendali, ” pungkas Andi.

Editor: Tim Redaksi

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Fadhal Rahmat Berikan Bantuan Mesin Air di Lorong Jambu

19 Mei 2024 - 20:40 WITA

Kades dan Pengurus Apdesi se-Sultra Ikut Sosialisasi UU Nomor 3 Tahun 2024

18 Mei 2024 - 18:07 WITA

Tak Tunaikan Kewajibannya, Jalan Hauling PT OSS Diblokade

16 Mei 2024 - 23:35 WITA

Turunkan Angka Kematian Ibu dan Bayi, Puskesmas Kabaena Timur Sosialisasikan Program P4K

16 Mei 2024 - 11:15 WITA

Infrastruktur Tak Memadai, Perumahan Bumi Praja Residence Tergenang Banjir

15 Mei 2024 - 18:29 WITA

Pemda Konut Terima Bantuan Penanganan Banjir dari BNPB RI

15 Mei 2024 - 11:25 WITA

Trending di Daerah