Menu

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

Nasional · 4 Feb 2023 22:58 WITA ·

Evakuasi Penyintas Banjir di Parepare, DMC Dompet Dhuafa Temukan 2 Korban Meninggal Dunia


 Proses evakuasi penyintas banjir dan tanah longsor di Parepare. Foto: Istimewa Perbesar

Proses evakuasi penyintas banjir dan tanah longsor di Parepare. Foto: Istimewa

PENAFAKTUAL.COM, PAREPARE – Disaster Management Center (DMC) dan Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan (Sulsel) bersama relawan gabungan berhasil mengevakuasi dua korban yang terdampak banjir dan tanah longsor di Kota Parepare, Sulsel.

Diketahui, korban pertama merupakan seorang perempuan berinisial F (35) dan korban kedua merupakan seorang laki-laik berinisial R (50). Kedua korban itu ditemukan di Kelurahan Lapadde, Kecamatan Ujung Kota, Kota Parepare.

“Alhamdulillah kami mendapatkan laporan di lapangan bahwa tim bersama relawan gabungan berhasil mengevakuasi dua korban terdampak banjir dan tanah longsor di Kota Parepare. Semoga korban diterima di sisi-Nya dan husnulkhatimah,” tutur Haryo Mojopahit, Chief Executive DMC Dompet Dhuafa.

Kedua korban ditemukan pada Kamis lalu 2 Februari 2023 pagi, pukul 07.55 Wita dalam kondisi meninggal dunia. Berdasarkan laporan relawan di lokasi, terdapat satu korban lagi yang saat ini masih dalam proses pencarian.

Bencana banjir dan tanah longsor di wilayah Kota Parepare ini disebabkan oleh curah hujan yang deras disertai angin kencang.

Berdasarkan laporan yang diterima oleh tim Dompet Dhuafa, ada empat kelurahan yang terendam banjir, yaitu Kelurahan Lumpue, Kelurahan Watang Bacukiki, Kelurahan Lapadde, dan Kelurahan Lemo. Sedangkan bencana tanah longsor terjadi di wilayah Kelurahan Cappa Galung dan Kampung Baru, Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare.

DMC dan Dompet Dhuafa Sulsel berkomitmen untuk membantu penanganan percepatan respons banjir dan tanah longsor di Kota Parepare. Mulai dari asesmen, evakuasi, hingga manajerial posko penanggulangan bencana.

“DMC Dompet Dhuafa dan Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan bergerak cepat menuju sejumlah lokasi terdampak untuk memberikan bantuan guna percepatan penanganan banjir dan tanah longsor di Kota Parepare. kita doakan semoga banjir segera surut dan masyarakat yang terdampak berada dalam kondisi aman,” terang Syarif selaku Relawan Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan yang berada di lapangan.

Tentang Dompet Dhuafa

Dompet Dhuafa adalah lembaga filantropi islam yang berkhidmat dalam pemberdayaan kaum dhuafa dengan pendekatan budaya, welasasih (filantropis) dan wirausaha sosial.

Menapaki perjalanan tiga dekade (30 tahun), Dompet Dhuafa berkontribusi menghadirkan layanan bagi pemberdayaan dan pengembangan umat melalui lima pilar program yaitu pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial kebencanaan, dakwah dan budaya, serta CSR.

Editor: Husain

Artikel ini telah dibaca 95 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Satgas PKH Baru Tertibkan Lahan Sawit, Lahan Tambang Belum Tersentuh!

13 Agustus 2025 - 13:39 WITA

Kelulusan 20 Pejabat Eselon II DKI Jakarta Diduga Hasil Main Curang Pimpinan DPRD-Sekda

12 Agustus 2025 - 12:17 WITA

Kementerian ESDM Beri Teguran Keras kepada 89 Perusahaan Tambang di Sultra, Ini Penyebabnya!

11 Agustus 2025 - 09:59 WITA

Kadin Akan Retret di Lembah Tidar untuk Perkuat Konsolidasi Internal

4 Agustus 2025 - 10:48 WITA

Dilema Otto Hasibuan, Putusan MK Mengancam Jabatannya sebagai Wamen atau Ketua Peradi

30 Juli 2025 - 21:07 WITA

Ratusan Massa Geruduk Kantor PT CNI di Jakarta, 6 Tuntutan yang Disuarakan!

24 Juli 2025 - 22:47 WITA

Trending di Nasional