KENDARI – Rombongan Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Sulawesi Tenggara, Norma Azazi Fadlansyah hadir di SMAN 12 Kendari memberikan edukasi kepada siswa-siswi.
Kegiatan tersebut dikemas dalam program DWP Mengajar dengan tema Berbagi Ilmu, Menginspirasi Generasi Hebat, Menuju Generasi Emas 2045.
Program ini merupakan agenda rutin DWP Sultra untuk turun langsung ke sekolah-sekolah memberikan motivasi dan edukasi karakter kepada generasi muda.
Dalam kegiatan itu, siswa-siswi mendapatkan edukasi tentang bahaya penyalahgunaan narkoba dan pentingnya menjauhi barang haram tersebut.

Pasalnya, narkoba dinilai dapat mencuri kesehatan dan masa depan generasi muda karena dapat merusak fungsi otak dan tubuh.
Ketua DWP Sultra, Norma Azazi Fadlansyah menjelaskan, anak muda sangat rentan terjebak narkoba karena rasa penasaran, tekanan pergaulan teman sebaya, hingga masalah stres.
Ia menegaskan dampak penyalahgunaan narkoba sangat fatal, mulai dari kerusakan organ tubuh, risiko overdosis, halusinasi, paranoid, hingga ketergantungan berat.
“Tidak hanya kesehatan, risikonya juga menyentuh dunia pendidikan, jeratan hukum, dan rusaknya masa depan anak-anak kita,” ujar Norma dalam kegiatan tersebut.
Menurut Norma, edukasi sejak dini menjadi kunci utama untuk membentengi pelajar dari pengaruh narkoba dan pergaulan bebas yang merusak masa depan.
Kehadiran pengurus DWP Sultra di SMAN 12 Kendari itu juga bersama dengan Direktur RS Bahteramas Kendari, dr. Sukirman.
Dalam kesempatan itu, dr. Sukirman turut memberikan edukasi kesehatan kepada para siswa-siswi sebagai bekal menjaga pola hidup sehat sejak dini.

dr. Sukirman turut memberikan edukasi kesehatan kepada para siswa-siswi. Foto: Istimewa
Siswa-siswi terlihat antusias mengikuti pemaparan materi yang disampaikan secara interaktif oleh tim DWP Sultra dan tenaga kesehatan.
Selain edukasi narkoba, Ketua DWP Sultra juga mengapresiasi SMAN 12 Kendari meskipun sekolah baru, baru berumur 5 tahun lebih tapi alumninya sudah tembus di berbagai perguruan tinggi ternama di Indonesia.
Ia menyebut alumni SMAN 12 Kendari telah berhasil masuk di UI, Universitas Negeri Malang, UNHAS, Universitas Negeri Gorontalo, UGM, UHO, UIN Kendari, dan lain-lain.

“Ini luar biasa, walaupun sekolah baru tapi alumninya sudah mampu bersaing dengan sekolah besar lainnya. Semoga kedepannya makin banyak lagi alumni SMAN 12 yang masuk ke perguruan tinggi terkemuka,” tutupnya.
Sementara itu, Kepala SMAN 12 Kendari menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada DWP Sultra dan Direktur RS Bahteramas Kendari yang telah memilih sekolahnya sebagai lokasi kegiatan DWP Mengajar.
Menurutnya, program DWP Mengajar sangat bermanfaat untuk menambah wawasan, membangun karakter, dan memotivasi siswa untuk meraih masa depan gemilang menuju Generasi Emas 2045.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut untuk meningkatkan pemahaman tentang hidup sehat dan bahaya narkoba bagi siswa-siswi.(red)


















