MUNA – Dugaan praktik kecurangan dalam pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi jenis Pertalite terjadi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) PT Silviana Energy yang berlokasi di Jalan La Ode Abd. Kudus, Kelurahan Raha II, Kecamatan Katobu, Kabupaten Muna.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, peristiwa tersebut terjadi pada Kamis, 19 Maret 2026 sekitar pukul 14.00 Wita.
Berdasarkan rekaman video yang diterima redaksi penafaktual.com, terlihat sejumlah kendaraan roda empat mengantre di area SPBU. Dalam rekaman itu, seorang petugas SPBU tampak mengisi bahan bakar ke sebuah mobil berwarna merah tua.
Sekilas, proses pengisian terlihat berjalan normal. Namun, dugaan kecurangan muncul pada tahap tersebut. Petugas tidak mengisi BBM melalui tangki kendaraan, melainkan mengarahkan nozzle atau ujung selang dispenser ke dalam mobil melalui pintu kendaraan.
“Dia kasi lewat di pintu,” ujar seorang pria dalam video.
“Mungkin tangkinya di dalam,” timpal seorang wanita yang juga terdengar dalam rekaman.
Meski diduga menyalahi ketentuan, proses pengisian berlangsung tanpa hambatan. Tidak terlihat adanya petugas lain yang mencegah tindakan tersebut.
Seorang saksi, Andri (38), mengaku melihat langsung kejadian itu saat mengantre BBM di lokasi. Ia menyebut, mobil berwarna merah tua tersebut tidak hanya melakukan pengisian dengan cara tidak lazim, tetapi juga masuk antrean tidak sesuai urutan.
“Posisi mobil masuk jalur depan. Tiba langsung isi (BBM),” ujar Andri kepada penafaktual.com saat dikonfirmasi, Minggu 22 Maret 2026.
Menurutnya, petugas SPBU tidak memberikan teguran meski kendaraan tersebut tidak mengikuti antrean.
“Kalau ditegur tentunya tidak. Karena langsung diisikan (BBM),” katanya.
Andri menyayangkan dugaan praktik tersebut. Ia menilai, selain melanggar aturan, tindakan itu juga merugikan konsumen lain yang telah mengantre sesuai prosedur.
“Seharusnya sudah tidak ada praktik pengisian seperti ini. Karena merugikan konsumen yang lain, apalagi dia (mobil merah tua) tidak lewat jalur sesuai antrean,” pungkasnya.
Hingga berita ini ditayangkan, pihak SPBU PT Silviana Energy belum memberikan keterangan resmi. Redaksi penafaktual.com masih berupaya melakukan konfirmasi untuk memperoleh informasi berimbang. (lin)















