KONAWE – Sebuah insiden berdarah terjadi di Desa Tanggobu, Kecamatan Morosi, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, pada Kamis, 1 Januari 2026 sore. Seorang wanita, EF (pelaku), menusuk lelaki A (korban) hingga mengalami luka tusuk dan berlumuran darah.
Kapolsek Bondoala, IPDA Muh Heder Payapo, menjelaskan kronologi kejadian. “Pada hari Kamis, 1 Januari 2026, sekitar pukul 13.00 WITA, tengah berlangsung pesta miras di salah satu bangsal percetakan batako di Desa Tanggobu,” ujarnya.
Pesta miras itu dihadiri beberapa orang lelaki, termasuk AR (DAENG), H (LON), dan A (korban). DAENG kemudian menjemput EF di rumahnya yang berjarak sekitar 1 km dari tempat tersebut.
“EF bergabung dengan mereka dan mengkonsumsi miras. Namun, A terus-menerus melontarkan kata-kata ejekan kepada EF, membuatnya merasa tersinggung dan emosi,” jelas IPDA Muh Heder Payapo.
Sekitar pukul 17.00 WITA, EF memutuskan pulang ke rumahnya, mengambil sebilah pisau dapur, dan kembali bergabung dengan mereka. Saat A masih terus mengejek, EF semakin emosi dan mendorong A hingga terjatuh.
“Dalam posisi berhadapan, EF mencabut pisau dari pinggangnya dan menusukkan beberapa kali ke bagian perut sebelah kiri A. A mengalami luka tusuk dan berlumuran darah,” tambah IPDA Muh Heder Payapo.
EF kemudian membuang pisau dan diamankan, sementara A diantar ke Rumah Sakit Bahteramas Kendari untuk mendapatkan pertolongan.(red)








