Menu

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

Hukrim · 13 Jan 2025 17:16 WITA ·

Diduga Pukul Mahasiswa, KAHMI Sultra Minta Mendagri dan Pj Gubernur Ganti Ridwan Badallah


 Muh Endang SA, Koordinator Presidium KAHMI Sultra. Foto: Istimewa Perbesar

Muh Endang SA, Koordinator Presidium KAHMI Sultra. Foto: Istimewa

PENAFAKTUAL.COM, KENDARI – Organisasi Korps Alumni HMI (KAHMI) Sultra meminta Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Pj Gubernur Sultra Andap Budhi Revianto untuk segera mencopot Ridwan Badallah dari jabatannya sebagai Pj Bupati Buton Selatan lantaran diduga melakukan pemukulan terhadap mahasiswa

Hal itu disampaikan Muh Endang SA Koordinator Presidium KAHMI Sultra dalam siaran persnya yang diterima kepada Media hari ini Senin, 13 Januari 2025.

Muh Endang SA mengatakan bahwa sebagaimana diketahui menurut informasi yang diperoleh KAHMI Sultra, Ridwan Badallah diduga telah melakukan pemukulan terhadap seorang mahasiswa Sultra di Jakarta atas nama Irsan Adrianto Ridham. Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu 12 Januari tahun 2025 di Jakarta sekitar pukul 22.30 WIB.

“Karena Ridwan tidak senang dengan rencana aksi terhadap kepemimpinannya di Buton Selatan. ini tidak bisa ditolerir, masa Pj Bupati berlaku bak preman, dia harus segera diganti”, tegas Endang.

Menurut Endang seharusnya Ridwan mengklarifikasi saja isu-isu yang disangkutkan dengan dirinya berkenaan dengan jabatannya sebagai Pj Bupati Busel.

“Ia harusnya sebagai Pj Bupati terbuka terhadap kritik, bukan membungkamnya dengan gaya premanisme”, jelas Endang lagi.

Selain itu, mantan Ketua KNPI Sultra juga ini menambahkan, kontroversi Ridwan Badallah bukan kali ini saja selama menjabat Pj. Ia pernah mencabut KTP seorang warga yang mengadukan nasibnya, melarang warga yang punya hak membangun dikawasan APL yang tanah miliknya sendiri, dan mutasi eselon yang untung saja dibatalkan Mendagri.

“Luar biasa, dia sudah mirip Kim Jong Un bisa mencabut hak kependudukkan warganya, ” kata Endang sambil tertawa.

Lebih lanjut Endang mengatakan bahwa selain saat menjabat Pj, menurut data yang ada kontroversi Ridwan Badallah juga tak kalah banyak dengan posisinya sebagai Kadis Kominfo, bermasaalah dengan Wartawan, pernah juga dengan sesama eselon II nya Pak Yusuf Mundu hingga berujung pelaporan ke Polisi.

Kemudian, video Ridwan Badallah juga pernah viral saat ditegur Pj Gubernur Sultra Andap Budi karena menyela pembicaraannya.

“Makanya saya heran orang begini kok bisa jadi Pj Bupati, tapi sudahlah dia sebaiknya diganti saja, tidak layak jadi Pj Bupati,” tutup Endang.(hsn)

Artikel ini telah dibaca 162 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

AP2 Sultra Mengambil Langkah Tegas Terhadap Dugaan Pungli di SMAN 4 Kendari

29 Agustus 2025 - 18:30 WITA

Rp1,3 Miliar Lenyap, Bendung Raurau Roboh: Kejari Bombana Diminta Periksa Kontraktor!

29 Agustus 2025 - 17:56 WITA

Polres Bombana Berantas Tambang Emas Ilegal, 12 Mesin Alcon Diamankan

27 Agustus 2025 - 23:35 WITA

RS Hermina Kendari Diadukan ke Polda Sultra Soal Dugaan Pemalsuan dan Penipuan

27 Agustus 2025 - 21:20 WITA

Kasus Dugaan Korupsi Perumda Kolaka Bergulir, Kejati Sultra Selidiki Laporan Masyarakat

26 Agustus 2025 - 23:46 WITA

Mantan Sekda Kolut Terjerat Kasus Korupsi Dana Masjid, Kerugian Negara Rp1,05 Miliar

26 Agustus 2025 - 23:37 WITA

Trending di Hukrim