Menu ✖

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

Daerah · 2 Jun 2026 09:25 WITA ·

Bupati Bombana: Pancasila Bukan Sekadar Hafalan, Tapi Cermin Sikap Sehari-hari


 Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, M.Si., saat menjadi inspektur upacara Hari Lahir Pancasila, Senin, 1 Juni 2026. Foto: Istimewa Perbesar

Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, M.Si., saat menjadi inspektur upacara Hari Lahir Pancasila, Senin, 1 Juni 2026. Foto: Istimewa

BOMBANA — Di bawah langit pagi yang cerah, halaman Kantor Bupati Bombana dipenuhi barisan rapi. ASN, pelajar berseragam, hingga unsur Forkopimda berdiri khidmat mengikuti Upacara Hari Lahir Pancasila, Senin, 1 Juni 2026. Di tengah keberagaman itu, satu semangat menyatukan mereka: Pancasila.

Peringatan ke-81 tahun Hari Lahir Pancasila kali ini mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”. Bagi Pemda Bombana, momentum ini bukan sekadar seremoni. Ia menjadi pengingat bahwa di tengah tantangan zaman yang kian kompleks, nilai persatuan dan kebinekaan harus terus dijaga.

Bertindak sebagai inspektur upacara, Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, M.Si. membacakan pidato Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) RI, Yudian Wahyudi. Turut hadir Ketua TP PKK Bombana Hj. Fatmawati Kasim Marewa, S.Sos., para asisten, staf ahli, kepala perangkat daerah, ASN, serta pelajar SD, SMP, hingga SMA.

Dalam amanatnya, Bupati Burhanuddin menegaskan bahwa 1 Juni bukan hanya tentang mengenang rumusan dasar negara. Lebih dari itu, ini adalah saat untuk meneguhkan kembali komitmen terhadap nilai luhur yang menjadi pondasi berdirinya NKRI.

“Pancasila adalah bintang penuntun yang telah membuktikan ketangguhannya. Di tengah dunia yang penuh ketidakpastian dan ancaman fragmentasi, Indonesia tetap berdiri kokoh sebagai contoh nyata bagaimana keberagaman dapat dipersatukan dalam satu ikatan kebangsaan,” ujar Burhanuddin mengutip pidato Kepala BPIP.

Ia menekankan, Pancasila bukan sekadar dokumen historis atau teks normatif dalam Pembukaan UUD 1945. Pancasila adalah jiwa bangsa, pedoman hidup bersama, sekaligus penuntun untuk mewujudkan Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur.

Menutup sambutan, Burhanuddin mengajak seluruh elemen masyarakat Bombana, terutama generasi muda, menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup. Bukan hanya dihafal, tetapi diwujudkan lewat sikap, perilaku, dan tindakan nyata sehari-hari.

“Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremonial, tetapi momen untuk memperkuat komitmen kita terhadap nilai-nilai luhur bangsa. Jadikan setiap langkah, setiap kebijakan, setiap ucapan dan tindakan kita sebagai cerminan dari semangat Pancasila,” tegasnya.

Bagi pelajar yang hadir, pesan itu mengena. Di usia mereka, Pancasila bukan lagi pelajaran di kelas, melainkan panduan bersikap di tengah pergaulan, media sosial, dan perbedaan.

Pemerintah Kabupaten Bombana menegaskan akan terus menjadikan ideologi bangsa sebagai fondasi utama dalam kehidupan bermasyarakat dan arah kebijakan pembangunan daerah. Sebab bagi Bombana, menjaga Pancasila berarti menjaga Indonesia tetap utuh.(red)

Artikel ini telah dibaca 31 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Rumah Warga di Tinanggea Konsel Terbakar, Motor hingga Dokumen Penting Ikut Hangus

2 Oktober 2026 - 13:23 WITA

Pria 63 Tahun di Muna Hilang, Sudah 2 Hari 3 Malam Belum Pulang

29 September 2026 - 09:24 WITA

Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif, Polsek Kolono Rutin Gelar KRYD Malam Hari

29 September 2026 - 08:09 WITA

27 Siswa SMA di Konawe Alami Gatal dan Muntah Usai Santap MBG, Dievakuasi ke RS

24 September 2026 - 15:57 WITA

Berawal dari Ambil Sampel, Berakhir Petaka: 4 Pekerja PT KDI Tewas di Lokasi Tambang

23 September 2026 - 15:14 WITA

Kecelakaan Kerja di Tambang PT KDI Konut, Empat Pekerja Tewas Tertimbun Longsor

23 September 2026 - 14:32 WITA

Trending di Daerah