Menu

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

Daerah · 12 Okt 2025 00:02 WITA ·

Bukannya Berikan Pelayanan Kesehatan, Oknum Pegawai Puskesmas Kabaena Utara Malah Asyik Main Kartu Song saat Jam Kerja


 Skrenshoot video yang memperlihatkan sejumlah pegawai Puskesmas Kabaena Utara Kabupaten Bombana diduga sedang bermain kartu di ruang Puskesamas saat jam kerja. Foto: Istimewa Perbesar

Skrenshoot video yang memperlihatkan sejumlah pegawai Puskesmas Kabaena Utara Kabupaten Bombana diduga sedang bermain kartu di ruang Puskesamas saat jam kerja. Foto: Istimewa

BOMBANA – Sebuah video yang menunjukkan sejumlah pegawai Puskesmas Kabaena Utara, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, sedang bermain kartu song saat jam kerja. Video berdurasi sekitar 20 detik itu memperlihatkan contoh tidak bagus bagi generasi penerus di wilayah Kecamatan Kabaena Utara.

Dalam rekaman video tersebut, tampak terlihat beberapa orang mengenakan pakaian dinas berwarna keki, mereka terdiri dari Aparatur Sipil Negara (ASN) PNS, Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Pegawai Honor sedang duduk melingkar sambil memegang kartu song di atas lantai yang beralaskan karpet.

“Mereka bermain kartu di dalam Ruangan Kapus atau Pertemuan Rapat di setiap jam kerja, tiap hari begitu terus mereka main sampai sekarang,” ungkap Bidan Diana, Sabtu, 11 Oktober 2025.

Tim Penafaktual.com berupaya mengkonfirmasi pihak terkait untuk memastikan apakah benar yang terekam dalam video itu adalah pegawai Puskesmas Kabaena Utara. Jika benar, tindakan tersebut bisa menjadi pelanggaran disiplin ASN sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil.

Kepala Puskesmas Kabaena Utara, Diman Suherman, saat dikonfirmasi mengatakan bahwa pihaknya belum bisa memberikan keterangan yang jelas.

“Untuk sekarang saya tidak bisa mengakui karena saya belum tahu anda siapa,” kata Diman melalui telepon genggam pada Sabtu, 11 Oktober 2025.

Menyikapi persoalan tersebut, Warga Kabaena Utara mendesak Pemerintah Kabupaten Bombana, khususnya Dinas Kesehatan, untuk memberikan sanksi tegas kepada Kepala Puskesmas Kabaena Utara beserta stafnya agar ada efek jera sekaligus menjadi pembelajaran bagi semuanya. Mereka berharap pelayanan kesehatan di Puskesmas Kabaena Utara semakin bagus ke depannya.

“Kalau bisa diganti saja itu Kapusnya,” ungkap warga yang tidak mau disebutkan namanya.

“Kami minta Bidan Diana jangan dipindahkan, karena dia baik selalu menolong ibu-ibu hamil di desa kami. Warga di sini membutuhkan Bidan Diana bahkan sampai larut malam pun dia layani. Bahkan anak saya ini dibantu oleh Bidan Diana jam 10 malam,” tambahnya.(fan)

Artikel ini telah dibaca 336 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Penumpang Mudik di Pelabuhan Kendari Diprediksi Melonjak 13 Maret, KSOP Perketat Pengawasan

13 Maret 2026 - 08:46 WITA

KUPP Molawe Perketat Pengawasan Keselamatan Maritim

12 Maret 2026 - 21:31 WITA

KSOP Kendari Gelar Apel Kesiapan Mudik Lebaran 2026, Kapal Tak Boleh Over Kapasitas

12 Maret 2026 - 19:13 WITA

Pelindo Klarifikasi Dugaan Pungutan Liar Tiket Mudik Gratis, Hanya Salah Persepsi

12 Maret 2026 - 14:59 WITA

Mudik Gratis Jalur Laut Kendari–Raha Resmi Dimulai, 400 Penumpang Diberangkatkan

12 Maret 2026 - 14:35 WITA

Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga di Anggoeya Kendari Terbakar

12 Maret 2026 - 11:18 WITA

Trending di Daerah